Cara Membuat Disinfektan dengan So Klin Pemutih
Ide Kreatif KESEHATAN

Cara Membuat Disinfektan dengan So Klin Pemutih

Cara Membuat Disinfektan dengan So Klin Pemutih – Salah satu cara mandiri yang bisa dilakukan masyarakat untuk melindungi diri agar tak tertular virus corona adalah dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Cara ini tengah dilakukan semua kalangan masyarakat untuk mensterilkan lingkungannya.

Setelah sebelumnya antusias membuat hand sanitizer, kini masyarakat mulai marak membuat disinfektan di rumah. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu takut kehabisan stok di pasaran.
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat cairan disinfektan pun bisa kita temui dalam produk sehari-hari. Salah satunya So Klin pemutih.

Tak banyak yang tahu, jka cairan pemutih baju seperti So Klin mengandung klorin juga digunakan untuk membuat cairan disinfektan. Berikut ini adalah cara membuat disinfektan dengan So Klin pemutih.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan:

  • Botol semprot plastik atau botol kaca yang memilki penutup
  • Gelas pengukur
  • Kain lembab
  • Sarung tangan karet
  • Cairan So Klin pemutih pakaian
  • Air

Cara Membuat:

  • Pastikan kamu melakukannya di luar rumah atau ruangan yang memiliki ventilasi baik
  • Kemudian, siapkan 100 ml cairan pemutih dan 900 ml air, selalu gunakan Perbangdingan 1:9.
  • Tuang pemutih secara hati-hati ke dalam botol semprotan atau toples terlebih dahulu, lalu tambahkan air dan aduk hingga tercampur.

Bikin Sendiri Cairan Disinfektan dari Pemutih Pakaian atau Pembersih Lantai

Kesulitan mencari cairan disinfektan di pasaran? Yuk bikin sendiri cairan disinfektan di rumah dengan bahan dasar cairan pemutih pakaian dan pembersih lantai.

Bagaimana Caranya? Simak Penjelasan Berikut Ini

Di tengah wabah virus corona yang terus meluas, mencari masker, hand sanitizer, dan cairan disinfektan di pasaran bisa dikatakan sulit.

Sementara di sisi lain, masyarakat diminta untuk terus waspada dan menjaga diri, termasuk kebersihan tangan, badan, dan lingkungan.

Jika sebelumnya masyarakat antusias membuat hand sanitizer sendiri, kini mulai marak pula membuat disinfektan sendiri di rumah dengan bahan yang relatif mudah didapat.

Berbagai cara dan formula membuat disinfektan pun beredar di grup percakapan Whatsapp (WA) dan media sosial (medsos).

Ada yang menggunakan cairan pemutih pakaian, ada pula yang menggunakan campuran pembersih lantai.

Benarkah cara seperti itu? Apa yang harus diperhatikan jika ingin membuat disinfektan sendiri?

Peneliti Kimia dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Joddy Arya Laksmono, membenarkan bahwa cairan disinfektan bisa dibuat dengan campuran cairan pemutih pakaian atau pembersih lantai.

“Berdasarkan anjuran dari WHO, bahwa bahan-bahan yang dapat digunakan sebagai desinfektan adalah etanol dan sodium hipoklorit (pemutih).”

“Kebanyakan larutan bahan pemutih rumah tangga mengandung 5 persen sodium hipoklorit (50000 bpja klorin),” kata Joddy, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (21/3/2020).

Joddy menyebutkan, cairan pemutih pakaian merupakan bahan yang paling kuat dan efektif.

Akan tetapi, bahan ini mudah dinonaktifkan jika terdapat bahan organik.

Bahan aktif yang ada di dalam cairan pemutih yaitu sodium hipoklorit yang memiliki beragam fungsi.

“Efektif membunuh bakteri, jamur, dan virus, termasuk virus influenza,” kata dia.

Bagaimana Cara Membuatnya?

Seperti disebutkan di atas, pembuatan cairan disinfektan bisa dilakukan dengan mencampur air dan cairan pemutih pakaian atau pembersih lantai. Bagaimana caranya?

Berbahan Campuran Cairan Pemutih

Joddy menyebutkan, cairan pemutih pakaian yang biasa digunakan sehari-hari bisa dilarutkan dengan air biasa.

Perbandingannya, 1:100.

“Anjuran dari WHO seperti berikut, pengenceran 5 persen sodium hipoklorit dengan perbandingan 1:100 biasa dianjurkan.”

“Gunakan 1 bagian bahan pemutih untuk 99 bagian air ledeng dingin (pengenceran 1:100) untuk disinfeksi permukaan,” kata Joddy.

Bahan pemutih yang telah diencerkan ini dapat mendisinfeksi dalam waktu kontak 10-60 menit.

Joddy mengingatkan pentingnya memperhatikan takaran perbandingan penggunaan cairan pemutih dan air.

Diupayakan, konsentrasi sodium hipoklorit yang ada sudah tidak terlalu tinggi.

“Sesuaikan perbandingan bahan pemutih dan air menurut kebutuhan untuk mencapai konsentrasi sodium hipoklorit yang sesuai.”

“Misalnya, untuk preparat bahan pemutih yang mengandung 2,5 persen sodium hipoklorit, gunakan bahan pemutih dua kali lebih banyak yaitu, 2 bagian bahan pemutih untuk 98 bagian air,” jelas Joddy.

Berbahan Campuran Cairan Pembersih Lantai

Sementara itu, untuk cairan pembersih lantai, kandungan bahan aktifnya lebih rendah dari cairan pemutih.

Oleh karena itu, perhatikan komposisi campurannya. Ia mencontohkan, cairan pembersih lantai ada yang sebagian besar kandungannya adalah pine oil.

“Dari beberapa sumber literatur menyatakan bahwa pine oil dapat digunakan juga sebagai disinfektan.”

“Hanya, daya aktifnya lebih rendah dibandingkan dengan bahan pemutih seperti anjuran dari WHO,” ujar Joddy.

Agar tidak melemahkan daya aktifnya, untuk membuat disinfektan dari bahan ini disarankan perbandingannya tidak jauh berbeda antara cairan pemberiih dan air.

“Anjurannya secara sederhana adalah sekitar 10 tutup botol cairan pembersih lantai diencerkan dengan air 1 liter.”

“Hal tersebut untuk mendapatkan konsentrasi minimal 0,5 persen bahan aktif yakni monoterpen agar efektif sebagai desinfektan,” jelas ia.

Untuk mengatasi bau karbol yang terlalu kuat dan kadang tidak disukai oleh sebagian orang, Joddy menyarankan mencampurkan bahan pewangi alami lain.

“Bagi yang sensitif terhadap bau karbol dapat ditambahkan dengan bahan pewangi lainnya yang alami misalnya sereh.”

“Jadi air yang digunakan untuk mengencerkan adalah air hasil rebusan sereh,” terang Joddy. (*)

Related posts

Mengenal Khasiat Minyak Kutus Kutus

CaraBuat

Cara Membuat dan Merawat Bonsai

CaraBuat

Kisah Sukses Bos Minyak Kutus-Kutus Bali, Berawal dari Kelumpuhan

CaraBuat

Cara Mudah Membuat Masker dari Kain Flanel

CaraBuat

Cara Membuat Pompa Uap Dengan Mudah

CaraBuat

Satu Minyak dengan Sejuta Manfaat untuk Sekeluarga

CaraBuat

Cara Membuat Jamu Empon-empon yang Dipercaya Bisa Tangkal Corona

CaraBuat

Cara Membuat AC Nga Pake Listrik

CaraBuat

5 Fakta Minyak Kutus-kutus. Asal Muasal hingga Hukum Penggunaan

CaraBuat

Leave a Comment