Dokter Hewan Kucing

Dokter Hewan Kucing Jakarta Barat

 Dokter Hewan Kucing Jakarta Barat – Jakarta Barat adalah salah satu dari 5 kota administrasi yang berada di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia. Pusat pemerintahannya berada di kecamatan Kembangan. Berdiri di tahun 1966 namun Jakarta Barat resmi dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1978. Sebagai kota administrasi, Jakarta Barat bukanlah daerah otonom sehingga tidak memiliki DPRD tersendiri.

Walikota Jakarta Barat diangkat oleh gubernur DKI Jakarta atas pertimbangan DPRD. Jakarta Barat secara administratif terbagi menjadi 8 kecamatan dan 56 kelurahan. Jumlah penduduk kota Jakarta Barat pada tahun 2018 mencapai 2.486.074 jiwa dimana 850 diantaranya merupakan warga negara asing (WNA) dari berbagai negara.[2] Sementara tahun 2020, penduduk Jakarta Barat berjumlah 2.569.462 jiwa.

Dokter Hewan Kucing Jakarta Barat
Dokter Hewan Kucing Jakarta Barat
Batas Wilayah
UtaraKota Administrasi Jakarta Utara dan Laut Jawa
TimurKota Administrasi Jakarta Pusat
SelatanKota Administrasi Jakarta Selatan
BaratProvinsi Banten (Kota Tangerang)

Jakarta Barat terkenal dengan peninggalan masa kolonial Belanda seperti Gedung Balai Kota (kini menjadi Museum Sejarah Jakarta), kawasan Pecinan (Glodok) dan juga sejumlah mesjid tua serta benteng-benteng pertahanan masa awal pendudukan Belanda di Batavia.

Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki 8 kecamatan dan 56 kelurahan dengan kode pos 11710 hingga 11850.[11][12]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Administrasi Jakarta Barat, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
31.73.01Cengkareng6Cengkareng BaratCengkareng TimurDuri KosambiKapukKedaung Kali AngkeRawa Buaya
31.73.02Grogol Petamburan7GrogolJelambar BaruJelambarTanjung Duren SelatanTanjung Duren UtaraTomangWijaya Kusuma
31.73.03Taman Sari8GlodokKeagunganKrukutMangga BesarMapharPinangsiaTaman SariTangki
31.73.04Tambora11AngkeDuri SelatanDuri UtaraJembatan BesiJembatan LimaKali AnyarKrendangPekojanRoa MalakaTamboraTanah Sereal
31.73.05Kebon Jeruk7Duri KepaKebon JerukKedoya SelatanKedoya UtaraKelapa DuaSukabumi SelatanSukabumi Utara
31.73.06Kalideres5KalideresKamalPegadunganSemananTegal Alur
31.73.07Palmerah6JatipuloKemanggisanKota Bambu SelatanKota Bambu UtaraPalmerahSlipi
31.73.08Kembangan6JogloKembangan SelatanKembangan UtaraMeruya SelatanMeruya UtaraSrengseng
TOTAL56Sumber: Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan

Setelah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dirancang untuk menjadi daerah pusat bisnis bagi kawasan Jakarta dan sekitarnya. Khususnya di Kecamatan Kembangan telah dan akan dibangun mal, pusat hiburan, pusat perbelanjaan, pusat perkantoran, rumah sakit, sekolah dan sebagainya. Daerah ini menjadi begitu strategis karena dilewati rangkaian Jalan Lingkar Luar Jakarta (JORR).Dokter Hewan Kucing Jakarta Barat

erikut ini adalah daftar rumah sakit di Kota Jakarta BaratDKI Jakarta yang sudah terdaftar di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:[1]

No.KodeNama Rumah SakitJenisTipeAlamat
1.3174074RSUD CengkarengRSUDBJl. Bumi Cengkareng Indah No.1, Cengkareng TimurKec. Cengkareng, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11730
2.3174517RSUD KembanganRSUDDJl. Topas Raya No.3, Meruya UtaraKec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11620
3.3174518RSUD KalideresRSUDDJl. Satu Maret No.48, PegadunganKec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11830
4.3174525RSUD Taman SariRSUDDJl. Madu No.10A, Mangga BesarKec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11180
5.3174529RS CendanaRSCJl. Kedoya Raya No.2, Kedoya SelatanKec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
6.3174522RS Ciputra CitragardenRSBJl. Satu Maret No.26, PegadunganKec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11830
7.3174063RS DharmaisRS KankerAJl. Letjen S. Parman No.84, Kota Bambu SelatanKec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11420
8.3174041RS Dr. Soeharto HeerjanRS JiwaAJl. Prof. Dr. Latumeten No.1, JelambarKec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11460
9.3174431RS Hermina Daan MogotRSBJl. Kintamani Raya No.2, KalideresKec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11840
10.3174515RS Jakarta Eye Center KedoyaRS MataAJl. Arjuna Utara No.1, Kedoya SelatanKec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
11.3174519RS Mitra Keluarga KalideresRSCJl. Peta Selatan No.1, KalideresKec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11840
12.3174026RS Pelni PetamburanRSBJl. Ks. Tubun No.92, SlipiKec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11410
13.3174527RS Pendidikan UkridaRS Gigi & MulutAJl. Arjuna Utara No.145, Duri KepaKec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
14.3174351RS Siloam Kebon JerukRSBJl. Perjuangan No.8, Kebon JerukKec. Kebon Jeruk, Jakarta, DKI Jakarta 11530
15.3174510RSIA Anggrek MasRSIADJl. Anggrek No.2, Kebon JerukKec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11530
16.3174530RSIA AriesRSIACJl. Duri Raya No.22, Duri UtaraKec. Tambora, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11270
17.3174260RSIA Harapan KitaRSIAAJl. Letjen S. Parman No.87, Kota Bambu UtaraKec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11420
18.3174516RSIA Ibnu SinaRSIACJl. Dr. Nurdin I No.3, GrogolKec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11450
19.3174030RSU Bhakti MuliaRSUCJl. Ks. Tubun No.79, SlipiKec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11410
20.3174497RSU Bina Sehat MandiriRSUCJl. Duri Raya No.22, Duri KepaKec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
21.3174052RSU Graha KedoyaRSUBJl. Panjang No.26, Kedoya UtaraKec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
22.3174405RSU ManuelaRSUCJl. Mangga Besar VIII No.23, Taman SariKec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11150
23.3174420RSU Medika Permata HijauRSUBJl. Kebon Raya No.64, Sukabumi SelatanKec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11560
24.3174416RSU Patria IKKTRSUCJl. Cendrawasih No.1, PalmerahKec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11480
25.3174508RSU Puri IndahRSUBJl. Puri Indah Raya No.2, Kembangan SelatanKec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11610
26.3174475RSU Puri Mandiri KedoyaRSUCJl. Raya Kedoya No.2, Kedoya SelatanKec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
27.3174486RSU Royal TarumaRSUBJl. Daan Mogot Kedaung No.34, Tanjung Duren UtaraKec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11470
28.3174015RSU Sumber WarasRSUBJl. Kyai Tapa No.1, TomangKec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11440

Dokter Hewan Kucing Jakarta Selatan Dokter Hewan Kucing Depok Dokter Hewan Kucing Tangerang Dokter Hewan Kucing Jakarta Utara

Dokter hewan (disebut juga medik veteriner) adalah dokter yang menangani hewan dan penyakit-penyakitnya. Selain bertanggung jawab terhadap kesehatan hewan, dokter hewan juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan hewan serta berperan dalam kesehatan masyarakat veteriner.Dokter Hewan Kucing Jakarta Barat

Bidang pekerjaan Dokter Hewan Kucing Jakarta Barat

Bidang pekerjaan Dokter Hewan

Dokter hewan dapat membuka layanan medis dan bekerja sebagai praktisi. Dokter hewan praktisi biasanya lebih memfokuskan diri pada satu kelompok hewan tertentu, seperti hewan kesayangan yang dipelihara sebagai hewan peliharaan di rumah, misalnya anjing, kucing, dan kelinci. Mereka dapat berkarier di klinik dan rumah sakit hewan atau di tempat penampungan hewan. Sementara itu, dokter hewan lain memilih untuk berkarier pada manajemen kesehatan hewan ternak, baik hewan mamalia seperti sapi, kambing, kuda, dan babi, maupun dunia perunggasan. Ada pula dokter hewan konservasi yang menangani satwa liar.

Ditinjau dari lingkup sektor ekonomi, dokter hewan dapat bekerja pada sektor privat dengan membuka layanan praktik mandiri, bekerja sama dengan rekan sejawat, atau pada perusahaan swasta, baik melalui pelayanan jasa medis ataupun konsultasi. Sebagian dokter hewan lain bekerja pada sektor publik atau pemerintahan pada layanan veteriner, lembaga penelitian, konservasi, pembibitan, produksi dan reproduksi hewan, serta lembaga sertifikasi seperti karantina hewan. Selain itu, organisasi nirlaba, yang biasanya merupakan lembaga konservasi, juga merekrut dokter hewan.

Risiko pekerjaan Dokter Hewan Kucing Jakarta Barat

Risiko pekerjaan Dokter Hewan Kucing

Dokter hewan berisiko mengalami luka fisik yang disebabkan oleh hewan yang ditanganinya. Sebuah penelitian di Amerika Serikat pada tahun 1988 menyebutkan bahwa 64,6% dari dokter hewan pernah mengalami luka berat akibat hewan; tangan, lengan, dan kepala menjadi area yang paling umum terluka, sementara sapi, anjing, dan kuda menjadi hewan yang paling umum menyebabkan luka

Kompetensi

Setelah lulus pendidikan dan dilantik menjadi dokter hewan, seseorang wajib memiliki sejumlah kompetensi. Secara garis besar, kompetensi minimum yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) yaitu:[3]

  • Epidemiologi — menerapkan epidemiologi deskriptif untuk mengendalikan penyakit dan berpartisipasi dalam penyelidikan epidemiologi jika terjadi kasus penyakit yang wajib dilaporkan;
  • Penyakit hewan lintas batas — mengidentifikasi penyakit hewan lintas batas dan patogen yang diasosiasikan dengannya, memahami distribusinya secara global, pengambilan dan penanganan sampelnya, penggunaan alat diagnostik dan terapeutik yang tepat, implikasi peraturan dan pelaporannya, serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Zoonosis (termasuk penyakit bawaan makanan) — mengidentifikasi zoonosis dan penyakit bawaan makanan serta patogen yang diasosiasikan dengannya; memahami penggunaan alat diagnostik dan terapeutik, implikasinya terhadap kesehatan manusia, pelaporannya, serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Penyakit infeksi baru dan muncul kembali — memahami penyakit infeksi baru dan penyakit infeksi yang muncul kembali, mendeteksi tanda klinis dan melaporkannya ke otoritas veteriner, memahami hipotesis kemunculannya, dan tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Program pencegahan dan pengendalian penyakit — memahami program baku yang telah ditetapkan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular, zoonosis, atau penyakit infeksi baru dan muncul kembali; cara mengidentifikasi hewan untuk ketertelusuran dan pengawasan oleh otoritas veteriner; memahami dan berpartisipasi dalam pelaksanaan rencana darurat untuk mengendalikan penyakit lintas batas, termasuk membunuh hewan secara manusiawi; berpartisipasi dalam kampanye vaksinasi reguler dan darurat, serta program uji-dan-potong/terapi, sistem deteksi dini, penyakit hewan yang wajib dilaporkan; serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Higiene makanan — memahami praktik keamanan pangan di peternakan, inspeksi pemotongan hewan, termasuk pemeriksaan pra- dan pascamati, serta penyembelihan yang manusiawi; integrasi antara pengendalian kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat, termasuk peran dokter hewan dengan dokter, praktisi kesehatan masyarakat, dan analis risiko;
  • Produk-produk veteriner — memahami penggunaan produk-produk veteriner dengan tepat, termasuk pencatatannya; konsep waktu henti obat untuk mencegah residu pada produk hewan yang akan dikonsumsi manusia; mekanisme perkembangan resistansi obat; hubungan penggunaan antibiotik pada hewan pangan dan berkembangnya resistansi antibiotik pada manusia; penggunaan obat-obatan dan bahan-bahan biologis dengan tepat untuk memastikan keamanan rantai pangan dan lingkungan; serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Kesejahteraan hewan — memahami kesejahteraan hewan dan tanggung jawab pemilik, dokter hewan, dan orang lain yang menangani hewan; mengidentifikasi masalah kesejahteraan hewan dan berpartisipasi dalam tindakan perbaikannya; memahami informasi terbaru tentang pengaturan kesejahteraan hewan dalam lingkup lokal, nasional, dan internasional, termasuk dalam produksi hewan, transportasi hewan, dan pemotongan hewan untuk konsumsi dan eliminasi untuk mengendalikan penyakit;
  • Legislasi dan etika veteriner — memahami peraturan tentang veteriner dan profesi kedokteran hewan di tingkat lokal, provinsi, nasional, dan regional, serta tempat untuk mencari informasi terbaru; menerapkan standar tinggi dalam etika profesi dokter hewan dalam keseharian; serta kepemimpinan dalam masyarakat dalam hal-hal yang berkaitan dengan pemanfaatan dan perawatan hewan;
  • Prosedur sertifikasi umum — memeriksa dan memantau individu hewan atau kelompok hewan untuk menerbitkan sertifikat bebas dari penyakit atau kondisi tertentu berdasarkan prosedur baku; serta mengisi dan menandatangani sertifikat kesehatan sesuai dengan aturan nasional;
  • Kemampuan komunikasi — mengomunikasikan informasi teknis dengan cara membuat yang dapat dipahami masyarakat umum; dan berkomunikasi secara efektif dengan rekan tenaga kesehatan profesional untuk saling bertukar informasi ilmiah dan teknis, serta pengalaman praktis.

Deskripsi Karier Dokter Hewan Kucing Jakarta Barat

Deskripsi Karier Dokter Hewan Kucing

Dokter hewan disebut juga dengan medik veteriner. Dokter hewan bertugas mencegah, memeriksa, mengobati, dan melakukan perawatan pada hewan dari penyakit. Jenis kucing hewan yang ditangani bisa hewan besar (sapi, kuda, kambing, kerbau, babi), hewan kecil (anjing, kucing), unggas (ayam, itik, angsa, puyuh), hewan eksotik (ular, hamster, kura-kura, iguana), satwa liar (reptil, primata), satwa harapan (rusa, kelinci), satwa akuatik (ikan), ataupun hewan laboratorium (rodensia). Kalau ada hewan yang terluka, mengalami patah tulang, maka dokter hewan akan melakukan operasi.

Dokter hewan juga berperan penting dalam pencegahan penyakit hewan yang bisa menular ke manusia (zoonotik), seperti rabies, antraks, leptospirosis, juga flu burung. Secara aktif, seorang dokter hewan akan memberikan vaksin. Selain itu, dokter hewan memainkan peranan dalam proses pengembangbiakan hewan. Misalnya, dalam inseminasi buatan pada kuda, dokter hewan akan memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk menyuntikkan sperma kuda jantan ke rahim kuda betina. Dokter hewan juga akan memantau proses kehamilan pada kuda tersebut.

Sehari-hari, dokter hewan bisa bekerja di rumah sakit hewan, kebun binatang bahkan NGO internasional. Selain bekerja dalam bidang pemeriksaan dan pengobatan, ada juga lho dokter hewan yang bekerja sebagai pegawai negeri dan berdinas di pusat karantina, pusat pemeriksaan sanitasi daging hewan, dan pusat kesehatan hewan. Pilihan lain untuk profesi dokter hewan adalah praktik mandiri dengan membuka klinik kesehatan hewan. mrizky

Peran dan Tanggung Jawab Dokter Hewan Kucing Jakarta Barat

Peran dan Tanggung Jawab Dokter Hewan Kucing
Peran dan Tanggung Jawab Dokter Hewan Kucing
  • Mencegah hewan agar tidak terinfeksi penyakit.
  • Memeriksa penyakit dan memberikan pengobatan pada hewan.
  • Melakukan diagnosis (klinik, patologik, laboratorium mikrobiologi, laboratorium imunologi, laboratorium parasitologi, dan lain-lain).
  • Menyusun nutrisi untuk kesehatan dan gangguan medik pada hewan.
  • Melakukan pemeriksaan kebuntingan, penanganan kebidanan, dan penanganan gangguan reproduksi pada hewan.
  • Melindungi kehidupan/kesehatan hewan dan risiko yang ditimbulkan.
  • Menanggulangi penyakit menular zoonotik dan non-zoonotik melalui terapi, eradikasi, dan lainnya.
  • Melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem pada hewan pangan.
  • Melindungi kesehatan manusia dari risiko yang ditimbulkan oleh bahan tambahan (additive), kontaminan, toksin atau organisme penyebab penyakit dalam.
  • Menjamin keamanan bahan pangan hewani yang dikonsumsi masyarakat.
  • Melakukan pengukuran dan penyeliaan kesejahteraan hewan.

Related posts

Dokter Hewan Kucing Nusa Tenggara Barat

CaraBuat

Dokter Hewan Kucing Sulawesi Tengah

CaraBuat

Dokter Hewan Kucing Kediri

CaraBuat

Dokter Hewan Kucing Dumai

CaraBuat

Dokter Hewan Kucing Sungaipenuh

CaraBuat

Dokter Hewan Kucing Sulawesi Selatan

CaraBuat

Dokter Hewan Kucing Bengkulu

CaraBuat

Dokter Hewan Kucing Batu

CaraBuat

Dokter Hewan Kucing Parepare

CaraBuat

Leave a Comment