Wisata

Wisata Bangka Belitung Cara Membuat Rencananya

Wisata Bangka Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (disingkat Babel) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terdiri dari dua pulau utama yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung serta ratusan pulau-pulau kecil, total pulau yang telah bernama berjumlah 470 buah dan yang berpenghuni hanya 50 pulau. Bangka Belitung terletak di bagian timur Pulau Sumatra, dekat dengan Provinsi Sumatra Selatan. Bangka Belitung dikenal sebagai daerah penghasil timah, memiliki pantai yang indah dan kerukunan antar etnis. Ibu kota provinsi ini ialah Pangkalpinang. Pemerintahan provinsi ini disahkan pada tanggal 9 Februari 2001. Setelah dilantiknya Pj. Gubernur yakni H. Amur Muchasim, SH (mantan Sekjen Depdagri) yang menandai dimulainya aktivitas roda pemerintahan provinsi.

Selat Bangka memisahkan Pulau Sumatra dan Pulau Bangka, sedangkan Selat Gaspar memisahkan Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Di bagian utara provinsi ini terdapat Laut Tiongkok Selatan, bagian selatan adalah Laut Jawa dan Pulau Kalimantan di bagian timur yang dipisahkan dari Pulau Belitung oleh Selat Karimata.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya adalah bagian dari Sumatra Selatan, namun menjadi provinsi sendiri bersama Banten dan Gorontalo pada tahun 2000. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didirikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000 Tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tanggal 21 November 2000 yang terdiri dari Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung dan Kota Pangkalpinang. Pada tahun 2003 berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 tanggal 23 Januari 2003 dilakukan pemekaran wilayah dengan penambahan 4 kabupaten yaitu Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Belitung Timur. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan pemekaran wilayah dari Provinsi Sumatra Selatan.

Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terutama Pulau Bangka berganti-ganti menjadi daerah taklukan Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Setelah kapitulasi dengan Belanda, Kepulauan Bangka Belitung menjadi jajahan Inggris sebagai “Duke of Island”. 20 Mei 1812 kekuasaan Inggris berakhir setelah konvensi London 13 Agustus 1824, terjadi peralihan kekuasaan daerah jajahan Kepulauan Bangka Belitung antara MH. Court (Inggris) dengan K. Hcyes (Belanda) di Muntok pada 10 Desember 1816.

Kirim Mobil Jakarta Bangka Belitung – Kekuasaan Belanda mendapat perlawanan Depati Barin dan putranya Depati Amir yang dikenal sebagai perang Depati Amir (1849–1851). Kekalahan perang Depati Amir menyebabkan Depati Amir diasingkan ke Desa Air Mata Kupang NTT. Atas dasar stbl. 565, tanggal 2 Desember 1933 pada tanggal 11 Maret 1933 dibentuk Resindetail Bangka Belitung Onderhoregenheden yang dipimpin seorang residen Bangka Belitung dengan 6 Onderafdehify yang dipimpin oleh Ast. Residen.

Di Pulau Bangka terdapat 5 Onderafdehify yang akhirnya menjadi 5 keresidenan sedang di Pulau Belitung terdapat 1 keresidenan. Di zaman Jepang, Keresidenan Bangka Belitung diperintah oleh pemerintahan Militer Jepang yang disebut Bangka Beliton Ginseibu. Setelah Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, oleh Belanda dibentuk Dewan Bangka Sementara pada 10 Desember 1946 (stbl.1946 No.38) yang selanjutnya resmi menjadi Dewan Bangka yang diketuai oleh Musarif Datuk Bandaharo Leo yang dilantik Belanda pada 11 November 1947. Dewan Bangka merupakan Lembaga Pemerintahan Otonomi Tinggi.

Pada 23 Januari 1948 (stb1.1948 No.123), Dewan Bangka, Dewan Belitung dan Dewan Riau bergabung dalam Federasi Bangka Belitung dan Riau (FABERI) yang merupakan suatu bagian dalam Negara Republik Indonesia Serikat (RIS). Berdasarkan Keputusan Presiden RIS Nomor 141 Tahun 1950 kembali bersatu dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga berlaku undang-undang Nomor 22 Tahun 1948. Pada tanggal 22 April 1950 oleh Pemerintah diserahkan wilayah Bangka Belitung kepada Gubernur Sumatra Selatan Dr. Mohd. lsa yang disaksikan oleh Perdana Menteri Dr. Hakim dan Dewan Bangka Belitung dibubarkan.

Sebagai Residen Bangka Belitung ditunjuk R. Soemardja yang berkedudukan di Pangkal Pinang. Berdasarkan UUDS 1950 dan UU Nomor 22 Tahun 1948 dan UU Darurat Nomor 4 tanggal 16 November 1956 Keresidenan Bangka Belitung berada di Sumatra Selatan yaitu Kabupaten Bangka dan dibentuk juga kota kecil Pangkal Pinang. Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1957 Pangkal Pinang menjadi Kota Praja. Pada tanggal 13 Mei 1971, Presiden Soeharto meresmikan Sungai Liat sebagai ibu kota Kabupaten Bangka.

Berdasarkan UU Nomor 27 Tahun 2000 wilayah Kota Pangkal Pinang, Kabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung menjadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan Pejabat Gubernur pertama Drs Amur Muhasyim SH dan Ketua DPRD pertama H. Emron Pangkapi (Bang Emran). Selanjutnya sejak tanggal 27 Januari 2003 Provinsi Kepualauan Bangka Belitung mengalami pemekaran wilayah dengan menambah 4 Kabupaten baru yaitu Kabupaten Bangka Barat, Bangka Tengah, Belitung Timur dan Bangka Selatan.

Kirim Mobil Jakarta Bangka Belitung – Tahun 2007 kelembaban udara di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkisar antara 77,4 % sampai dengan 87,3 % dengan rata-rata perbulan mencapai 83,1 %, dengan curah hujan antara 58,3 mm sampai dengan 476,3 mm dan tekanan udara selama tahun 2007 sekitar 1.010,1 MBS. Rata-rata suhu udara selama tahun 2007 di provinsi ini mencapai 26,7 derajat C dengan rata-rata suhu udara maksimum 29,9 derajat C dan rata-rata suhu udara minimum 24,9 derajat C. Suhu udara maksimum tertinggi terjadi pada Bulan Oktober dengan suhu udara 31,7 derajat C, sedangkan untuk suhu udara minimum terendah terjadi pada Bulan Februari dan Maret dengan suhu udara sebesar 23,2 derajat C.

Kepulauan Bangka Belitung memiliki Iklim tropis yang dipengaruhi angin musim yang mengalami bulan basah selama tujuh bulan sepanjang tahun dan bulan kering selama lima bulan terus menerus. Tahun 2007 bulan kering terjadi pada Bulan Agustus sampai dengan Oktober dengan hari hujan 11-15 hari per bulan. Untuk bulan basah hari hujan 16-27 hari per bulan, terjadi pada Bulan Januari sampai dengan Bulan Juli dan Bulan November sampai Bulan Desember.

No.Kabupaten/kotaPusat pemerintahanBupati/wali kotaLuas wilayah ((km²)[5]Jumlah penduduk (2017)[5]KecamatanKelurahan/desaLogoCiutkanPeta lokasi
1Kabupaten BangkaSungai LiatMulkan2.950,68312.460819/62
2Kabupaten Bangka BaratMuntokMarkus2.820,61189.62164/60
3Kabupaten Bangka SelatanToboaliJustiar Noer3.607,08168.34183/50
4Kabupaten Bangka TengahKobaYulianto Satin (Plt.)2.155,77175.06467/56
5Kabupaten BelitungTanjung PandanSahani Saleh2.293,61159.34957/42
6Kabupaten Belitung TimurManggarYuslih Ihza Mahendra2.506,91119.8077-/39
7Kota PangkalpinangMaulan Aklil89,40207.420742/-

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terbagi atas tujuh daerah tingkat dua, yaitu:

  1. Kabupaten Bangka (ibu kota: Sungailiat): Sejak masih bergabung dengan Sumatra Selatan maupun setelah lepas, Kabupaten Bangka merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak. Saat lepas dari Sumsel, luas Kabupaten Bangka meliputi 91% luas pulau Bangka (11.000 km2), namun pada tahun 2003 Kabupaten Bangka dimekarkan menjadi 4 Kabupaten. oleh karena itu, Kabupaten Bangka juga dikenal sebagai Kabupaten Bangka Induk.
  2. Kabupaten Belitung (Ibu kota: Tanjungpandan: Pada awalnya meliputi seluruh Pulau Belitung dan pulau kecil di sekitarnya, namun pada tahun 2003 dimekarkan menjadi 2 kabupaten.
  3. Kabupaten Bangka Barat (ibu kota: Muntok): Merupakan kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Bangka pada tahun 2003. Kabupaten Bangka Barat merupakan titik penyebrangan yang menghubungkan Bangka dengan Sumatra Selatan melalui Pelabuhan Mentok yang merupakan salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia. Kota Mentok sendiri merupakan pusat pengolahan timah Bangka serta tempat Bung Karno, Bung Hatta, Moh. Roem dan pemimpin nasional lain diasingkan selama masa revolusi mempertahankan kemerdekaan.
  4. Kabupaten Bangka Tengah (ibu kota: Koba): Merupakan kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Bangka pada tahun 2003. merupakan pusat perikanan Bangka Belitung. Sepanjang jalan raya Pangkal Pinang-Koba (60 km) terdapat pantai indah tepat di sisi jalan terutama di Desa Penyak dan Kurau.
  5. Kabupaten Bangka Selatan (ibu kota: Toboali): Merupakan kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Bangka pada tahun 2003. Daerahnya meliputi bagian selatan Pulau Bangka, termasuk pulau-pulau kecil seperti Pulau LeparPulau Pongok dan Pulau Nanas. Kabupaten Bangka Selatan merupakan pusat penghasil beras Kepulauan Bangka Belitung. Juga merupakan daerah tujuan transmigran dari Jawa BaratJawa Tengah dan Jawa Timur.
  6. Kabupaten Belitung Timur (ibu kota: Manggar): Merupakan pemekaran Kabupaten Belitung tahun 2003. Tempat ini merupakan latar dari tetralogi Laskar Pelangi yang ditulis Andrea Hirata.
  7. Kota Pangkal Pinang: Merupakan ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ditetapkan sejak tahun 2002. Kota terbesar dan teramai di provinsi ini. Sebelumnya merupakan ibu kota Kabupaten Bangka, namun pada tahun 1971 ibu kota Kabupaten Bangka pindah ke Sungai Liat dan Kota Pangkal Pinang menjadi kota sendiri. Kantor pusat PT. Timah Tbk. berada di wilayah ini.

Demografi
Kirim Mobil Jakarta Bangka Belitung – Jumlah penduduk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2010 (SP2010) sebesar 1.223.296 jiwa menunjukkan peningkatan 36,06 persen dari tahun 2000, dengan jumlah penduduk sebesar 899.095 jiwa (hasil Sensus Penduduk 2000). Penduduk Bangka Belitung disebut orang Melayu Bangka-Belitung[8]

Jumlah penduduk laki-laki pada tahun 2010 sebanyak 635.094 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 588.202 jiwa. Rasio jenis kelamin tahun yang sama sebesar 108, artinya pada tahun 2010 untuk setiap 208 penduduk di Kepulauan Bangka Belitung terdapat 100 penduduk perempuan dan 108 penduduk laki-laki. Tingkat pertumbuhan penduduk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2010 sebesar 2,83 persen, jika ditinjau menurut kabupaten/kota untuk periode tahun 2010, tingkat pertumbuhan tertinggi terdapat di Kabupaten Bangka Tengah3,43 persen, diikuti Kota Pangkalpinang 3,06 persen dan Kabupaten Bangka 2,79 persen. Jumlah rumahtangga di Kepulauan Bangka Belitung tahun 2010 sebanyak 311.145 rumahtangga dan kabupaten yang memiliki jumlah rumahtangga terbesar adalah Kabupaten Bangka sebesar 70.468 rumahtangga dan yang memiliki jumlah rumahtangga terendah adalah Belitung Timur sebesar 27.941 rumahtangga.

Adapun tingkat kepadatan penduduk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 74 orang per km2, apabila dilihat menurut kabupaten/kota, Kota Pangkalpinang memiliki tingkat kepadatan tertinggi yaitu sebesar 1.471 orang per km2 dan Kabupaten Belitung Timur memiliki tingkat kepadatan terendah yaitu 42 orang per km2.

Wisata Bangka Belitung

Bangka Belitung memang terletak pada pesona wisata baharinya yang menawan hati. Provinsi yang merupakan gabungan dari dua buah kepulauan, yakni Bangka dan Belitung, memiliki banyak pantai yang mengagumkan dengan karakteristik bebatuan granit yang khas dan permukaan pantai yang landai. Selain pantainya yang indah, terdapat beberapa pulau yang menarik untuk dikunjungi di kawasan kepualauan ini, misalnya Pulau Lengkuas dan Pulau Memperak di Belitung.

Bangka Belitung (Babel) adalah kawasan kepulauan dengan 470 buah pulau dan hanya terdapat 50 pulau yang telah berpenghuni. Inilah sebab betapa potensi wisata bahari yang ada di sana mampu menyuguhkan pengalaman wisata bahari yang berkesan, seperti snorkeling, memancing, hingga berlayar atau bahkan berenang.
Daerah kepulauan yang terkenal sebagai penghasil timah terbesar di Indonesia ini juga dihuni oleh masyarakat Indonesia dari etnis China dengan komposisi mencapai 20% dari total populasi di Bangka Belitung. Adalah hal yang lumrah bila Anda akan menjumpai banyak kelenteng di Babel yang masih digunakan sebagai tempat ibadah tatkala mengitari beberapa tempat wisata Bangka Belitung.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini adalah sejumlah tempat wisata di Bangka Belitung paling menawan dan patut Anda kunjungi.
Gunung Menumbing

Gunung Menumbing
Terletak di daerah Mentok pada arah Barat Laut Pulau Bangka, Gunung Menumbing ini memiliki ketinggian sekitar 355 meter dpl. Di Gunung Menumbing jugalah merupakan tempat pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta oleh Belanda pada tahun 1948-1949 di Pulau Bangka.
Ada sebuah wisma yang masih terawat hingga kini yang menjadi tempat di mana Proklamator RI tersebut diasingkan.
Wisma pengasingan ini dijaga oleh keluarga yang adalah pula Abdi Dalem Keraton Yogyakarta dari generasi ke generasi yang dari awal memiliki tanggung jawab untuk menjaga Bung Karno dan Bung Hatta selama pengasingan di Bangka.
Alamat Gunung Menumbing: Desa Air Belo, Mentok, Kab. Bangka Barat, Bangka Belitung
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -1.9998448,105.2
Pantai Parai Tenggiri

Pantai Parai Tenggiri
Berjarak sekitar 40 km dari ibukota Provinsi Bangka Belitung, Pangkalpinang, Pantai Parai Tenggiri adalah pantai paling indah di Bangka Belitung dengan karakter ombak yang lembut dan permukaan yang landai. Pantai Bangka yang satu ini memiliki panorama yang eksotis dengan hamparan batu granitnya yang khas. Seperti pantai Bangka lainnya, pantai Parai Tenggiri juga memiliki bebatuan granit yang berukuran besar dalam aneka bentuk yang unik dan berjumlah banyak.
Panorama pantai yang indah dapat Anda saksikan tatkala menaiki bebatuan granit tersebut, menyuguhkan Anda keindahan Laut Cina Selatan yang teduh. Ada banyak kegiatan wisata menarik yang dapat dilakukan wisatawan, di antaranya banana boat, parasailing, hingga snorkel di Parai Tenggiri.
Selain itu, jika Anda suka memancing di pantai ini, tersedia penyewaan perahu pancing yang lengkap dengan peralatannya. Salah satu tempat wisata di Bangka Belitung ini juga dilengkapi dengan fasilitas akomodasi yang lengkap, tersedia hotel hingga ressort yang dapat Anda tempati serta fasilitas permainan air.
Untuk dapat masuk, Anda harus membayar tiket masuk Pantai Parai Tenggiri sebesar Rp 25 ribu per orang dan tiket ini nanti dapat ditukarkan dengan makanan atau minuman yang ada di restoran yang terletak di pinggir pantai.
Alamat Pantai Parai Tenggiri: Desa Sinar Baru, Sungailiat, Bangka Belitung
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -1.806153,106.12522

Pulau Memperak
Inilah keindahan tempat wisata di Belitung yang belum diketahui banyak wisatawan, namun terkenal akan pesonanya yang memikat. Pulau Memperak terletak di Kabupaten Belitung Timur, menyuguhkan Anda air laut yang biru kehijauan dan bersih. Keindahan alam bawah laut di pulau ini adalah satu hal yang tidak boleh Anda lewatkan. Inilah sebab mengapa Pulau Memperak ini adalah salah satu tempat snorkel di Bangka Belitung yang mempesona.
Snorkeling terbaik di pulau ini dapat dilakukan di bagian utara, timur, dan barat Pulau Memperak. Itulah spot snorkel paling menarik untuk menikmati keindahan terumbu karang dan aneka makhluk hidup bawah air Pulau Memperak. Dan tak lupa, gunakan alas kaki tatkala snorkel karena terdapat bulu babi yang tajam. Pulau Memperak adalah pulau yang sepi, hanya ada penjaga pulau saja yang tinggal dalam rumah yang dibangun di sana. Oleh karenanya, membawa perbekalan akan sangat penting untuk menikmati pesona wisata Bangka Belitung yang satu.
Alamat Pulau Memperak: Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -2.710292,108.429822
Pantai Tikus

Pantai Tikus
Pantai Tikus adalah sebuah pantai di Pulau Bangka yang masih tergolong alami, cukup terjaga dari gangguan tangan-tangan manusia. Panorama indah pantai ini terwujud melalui bukit terjal dengan hamparan bebatuan granit dan air laut yang kebiruan.
Di puncak bukit, Anda akan menyaksikan adanya sebuah kuil peribadatan yang berdiri cukup megah dengan pemandangan yang indah. Kuil atau kelenteng ini berbentuk bulat, menjadi sebuah ciri khas yang ada di Pantai Tikus.
Alamat Pantai Tikus: Desa Rebo Kelurahan Kenanga, Sungailiat, Bangka Belitung
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -1.9010016,106.184676
Pantai Penyusuk

Pantai Penyusuk
Inilah salah satu mutiara indah dari berbagai tempat wisata Bangka Belitung yang menawan. Pantai Penyusuk terletak di Bangka bagian utara, memiliki panorama pantai yang indah. Anda akan menjumpai tumpukan batu granit yang seolah membentuk sebuah ceruk di pantai ini. Ditambah lagi dengan pepohanan hijau yang tumbuh di pesisir pantai serta keberadaan empat buah pulau yang berjajar indah.
Salah satu destinasi wisata Bangka Belitung yang juga populer di kalangan masyarakat Bangka ini memiliki ombak laut yang tenang. Oleh karenanya, berenang dan bermain air laut di pantai ini adalah kegiatan paling favorit yang dilakukan banyak orang. Jika Anda ingin singgah di pulau-pulau yang ada di sana, Anda dapat menyewa perahu nelayan dengan kapasitas hingga 10 orang, kisaran harga Rp 150 ribu hingga 250 ribu.
Pulau yang paling favorit untuk disinggahi adalah Pulau Lampu karena memegang fungsi sebagai mercusuar. Di sinilah banyak wisatawan menghabiskan waktunya dengan berenang dan bermain air laut. Jangan khawatir, terdapat dua buah kamar mandi untuk membilas tubuh setelah berenang di air laut.
Alamat Pantai Penyusuk: Jl. Penyusuk, Belinyu, Bangka Belitung
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -1.538320,105.725863
Pantai Pasir Padi

Pantai Pasir Padi
Pantai Pasir Padi berjarak sekitar 7 km dari kota Pangkalpinang. Ini adalah pantai yang jaraknya paling dekat jika Anda telah sampai di bandara udara Pangkalpinang. Tempat wisata Pulau Bangka yang satu ini adalah yang paling terkenal di Bangka. Tak ayal, Anda akan mendapati banyaknya warga Bangka yang mengunjungi kawasan wisata Pantai Pasir Padi.
Tempat wisata di Bangka Belitung yang satu ini memiliki pasir yang menyerupai bulir-bulir padi, itulah sebabnya dinamakan sebagai pasir padi. Untuk dapat masuk ke kawasan wisata Pantai Pasir Padi, Anda harus membayar tiket masuk pantai Pasir Padi sebesar Rp 10 ribu per orang. Di kawasan sekitar pantai, tersedia fasilitas publik yang begitu lengkap. Hotel berbintang, restoran, hingga warung makan tersedia dalam jumlah yang cukup banyak di sana.
Alamat Pantai Pasir Padi: Kec. Bukit Intan, Pangkalpinang, Bangka Belitung
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -2.118669,106.173656
Pulau Lengkuas

Pulau Lengkuas
Salah satu yang khas dari pulau di Belitung ini adalah keberadaan mercusuar yang berusia sangat tua dan masih akitf hingga kini, yakni mercusuar peninggalan Belana yang dibangun pada tahun 1882. Pesona memikatnya terdapat pada hamparan laut biru nan jernih dengan bebatuan granit yang mempesona.
Dengan luas wilayah yang kurang dari 1 hektare, tempat wisata di Belitung ini menyuguhkan Anda panorama laut yang memikat. Cukup dengan menaiki mercusuar setinggi 50 meter tersebut, Anda dapat menikmati pemandangan spektakuler di Pulau Lengkuas. Jika Anda terlalu lelah untuk sampai di puncak mercusuar, jangan khawatir sebab setiap lantainya memiliki jendela yang menghadap ke berbagai arah. Inilah sebab mengapa Pulau Lengkuas memiliki daya pikat yang selalu mengundang kedatangan wisatawan untuk dapat menikmati pesonanya.
Alamat Pulau Lengkuas: Kec. Sijuk, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -2.536829,107.620385
Pantai Tanjung Kelayang

Pantai Tanjung Kelayang
Terletak sekitar 27 km dari pusat kota Tanjungpandan di Belitung, Pantai Tanjung Kelayang adalah salah satu destinasi wisata di Bangka Belitung yang populer di kalangan wisatawan domestik dan internasional. Secara berkala, ratusan perahu yacht dari berbagai negara akan singgah di pantai Belitung yang satu ini dalam event Sail Indonesia. Bebatuan granit yang menawan dengan salah satu formasi batu yang membentuk kepala burung, serta hamparan pasir putih yang bersih adalah pesona keindahan dari panorama pantai yang populer dikunjungi masyarakat Belitung sejak dulu.
Di kawasan pantai inilah berbagai event akbar maritim internasional kerap terselenggara, salah satunya yang belum lama berselang adalah Sail Wakatobi – Belitong.
Alamat Pantai Tanjung Kelayang: Kec. Sijuk, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -2.559014,107.669447
Pantai Tanjung Pesona

Pantai Tanjung Pesona
Pantai Tanjung Pesona adalah salah satu tempat wisata favorit bagi masyarakat Pulau Bangka. Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk dapat sampai di pantai ini dari kota Sungailiat atau 45 menit dari Pangkalpinang. Pantai yang terletak di Desa Rambak, Sungailiat ini memiliki banyak wahana permainan yang memikat. Ini akan sangat menyenangkan bagi anak-anak, oleh karena itu destinasi ini adalah salah satu wisata keluarga yang favorit di Bangka.
Selain itu, berbagai permainan dan olahraga air juga turut menambah daya tarik tempat wisata di Pulau Bangka ini. Anda dapat bermain kano, banana boat, jetski, berenang, bermain pasir, hingga memancing. Cukup dengan menyewa speedboat dan peralatan memancing yang telah disediakan, Anda tinggal melaju ke tengah laut untuk mengisi liburan Anda dengan memancing.
Alamat Pantai Tanjung Pesona: Jl. Pantai Rebo, Sungailiat, Bangka Belitung
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -1.874900,106.171596
Pantai Tanjung Tinggi

Pantai Tanjung Tinggi
Inilah pantai di Belitung paling menawan dan terpopuler, terlebih pasca dijadikan sebagai lokasi syuting film Laskar Pelangi yang terkenal itu. Bersama-sama dengan Pantai Parai Tenggiri, Pantai Tanjung Tinggi adalah tempat wisata di Bangka Belitung paling populer di kalangan penikmat perjalanan. Terletak sekitar 30 km dari pusat kota Tanjungpandan, Pantai Tanjung Tinggi memiliki panorama pantai yang memikat dengan pasir putih dan bebatuan granit seperti layaknya pantai-pantai lainnya di Bangka Belitung.
Aneka olahraga air tersedia di pantai ini, selain itu beberapa kegiatan yang paling sering dilakukan wisatawan di antaranya adalah berenang, berjemur, snorkel, memancing, bermain jetski, hingga berjelajah dengan kano. Tentu saja, fasilitas publik dan akomodasi akan mudah ditemui di kawasan pantai indah ini, dari rumah makan hingga hotel dan resort.
Alamat Pantai Tanjung Tinggi: Kec. Sijuk, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -2.552126,107.713900

Related posts

Wisata Padang Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Jakarta Barat Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Pekanbaru Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Padang Sidempuan Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Medan Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Manado Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Depok Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Pematangsiantar Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Nusa Tenggara Timur Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Leave a Comment