Wisata

Wisata Bitung Cara Membuat Rencananya

Wisata Bitung Cara Membuat Rencananya

Kirim Mobil Jakarta Bitung – Kota Bitung adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara. Kota ini memiliki perkembangan yang cepat karena terdapat pelabuhan laut yang mendorong percepatan pembangunan. Kota Bitung terletak di timur laut Tanah Minahasa. Wilayah Kota Bitung terdiri dari wilayah daratan yang berada di kaki gunung Dua Saudara[4] dan sebuah pulau yang bernama Lembeh.

Banyak penduduk Kota Bitung yang berasal dari suku Sangir, sehingga kebudayaan yang ada di Bitung tidak terlepas dari kebudayaan yang ada di wilayah Nusa Utara tersebut. Kota Bitung merupakan kota industri, khususnya industri perikanan.

kirim mobil jakarta minahasa utara
kirim mobil jakarta minahasa tenggara
kirim mobil jakarta minahasa selatan
kirim mobil jakarta minahasa

Menurut cerita sejarah, nama Bitung diambil dari nama sebuah pohon (Oncosperma tigillarium syn. O. filamentosum; Nibung) yang banyak tumbuh di daerah utara Jazirah Pulau Sulawesi. Penduduk yang pertama yang memberikan nama Bitung adalah Dotu Hermanus Sompotan yang dalam bahasa daerah disebut dengan Tundu’an atau pemimpin. Dotu Hermanus Sompotan tidak sendirian tetapi pada saat itu dia datang bersama dengan Dotu Rotti, Dotu Wullur, Dotu Ganda, Dotu Katuuk, Dotu Lengkong. Pengertian kata Dotu adalah orang yang dituakan atau juga bisa disebut sebagai gelar kepemimpinan pada saat itu, sama seperti penggunaan kata Datuk bagi orang-orang yang ada di Sumatra. Mereka semua dikenal dengan sebutan 6 Dotu Tumani Bitung, mereka membuka serta menggarap daerah tersebut agar menjadi daerah yang layak untuk ditempati, mereka semua berasal dari Suku Minahasa, etnis Tonsea.

Kirim Mobil Jakarta Bitung – Daerah pantai yang baru ini ternyata banyak menarik minat orang untuk datang dan tinggal menetap sehingga lama kelamaan penduduk Bitung mulai bertambah. Sebelum menjadi kota, Bitung hanyalah sebuah desa yang dipimpin oleh Arklaus Sompotan sebagai Hukum Tua (Lurah) pertama desa Bitung dan memimpin selama kurang lebih 25 tahun, yang pada saat itu Desa Bitung adalah termasuk dalam Kecamatan Kauditan.

Dari Sekitar tahun 1940-an, para pengusaha perikanan yang mengusahakan Laut Sulawesi tertarik dengan keberadaan Bitung dibandingkan Kema (di wilayah Kabupaten Minahasa Utara sekarang) yang dulunya merupakan pelabuhan perdagangan, karena menurut pandangan mereka Bitung lebih strategis dan bisa dijadikan pelabuhan pengganti Kema. Seiring dengan perkembangan, Bitung sebagai suatu kawasan yang strategis serta jumlah penduduk yang semakin bertambah dengan pesatnya maka Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1975 tanggal 10 April 1975 Bitung diresmikan sebagai Kota Administratif pertama di Indonesia.

Kota Bitung terdiri dari 8 kecamatan dan 69 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 221.209 jiwa dengan luas wilayah 302,89 km² dan sebaran penduduk 730 jiwa/km².[11][12][13]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Bitung, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Daftar
Desa/Kelurahan
71.72.04Aertembaga10Aertembaga IAertembaga IIKasawariMakawideyPateten IPateten IIPinangunianTandurusaWinenet IWinenet II
71.72.06Girian7Girian AtasGirian BawahGirian IndahGirian PermaiGirian Weru IGirian Weru IIWangurer
71.72.01Lembeh Selatan7BatulubangDorbolaangKelapa DuaPancuranPapusunganPasir PanjangPaudean
71.72.08Lembeh Utara10BatukotaBinuangGunung WokaKarekoLirangMawaliMottoNusuPintukotaPosokan
71.72.02Madidir8KadoodanMadidir UnetMadidir UreMadidir WeruPacedaWangurer BaratWangurer TimurWangurer Utara
71.72.07Maesa8Bitung Barat IBitung Barat IIBitung TengahBitung TimurKakenturan IKakenturan IIPakadoodanPateten III
71.72.05Matuari8Manembo-NemboManembo-Nembo AtasManembo-Nembo TengahSageratSagerat Weru ISagerat Weru IITanjung MerahTendeki
71.72.03Ranowulu11Apela IApela IIBatuputih AtasBatuputih BawahDanowuduDuasadaraKarondoranKumeresotPinasungkulanPinokalanTewaan
TOTAL69

Kirim Mobil Jakarta Bitung – Dari aspek topografis, sebagian besar daratan Kota Bitung berombak berbukit 45,06%, bergunung 32,73%, daratan landai 4,18% dan berombak 18,03%. Di bagian timur mulai dari pesisir pantai Aertembaga sampai dengan Tanjung Merah di bagian barat, merupakan daratan yang relatif cukup datar dengan kemiringan 0-150, sehingga secara fisik dapat dikembangkan sebagai wilayah perkotaan, industri, perdagangan dan jasa.

Di bagian utara keadaan topografi semakin bergelombang dan berbukit-bukit yang merupakan kawasan pertanian, perkebunan, hutan lindung, taman margasatwa dan cagar alam. Di bagian selatan terdapat Pulau Lembeh yang keadaan tanahnya pada umumnya kasar ditutupi oleh tanaman kelapa, hortikultura dan palawija. Disamping itu memiliki pesisir pantai yang indah sebagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi daerah wisata bahari.

Related posts

Wisata Mojokerto

CaraBuat

Wisata Jakarta Utara Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Tangerang Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Tegal Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Maluku Utara Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Tangerang Selatan Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Kalimantan Tengah Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Makassar Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Papua Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Leave a Comment