Wisata

Wisata Langsa Cara Membuat Rencananya

Wisata Langsa Cara Membuat Rencananya – Kota Langsa adalah salah satu kota di Aceh, Indonesia. Kota Langsa adalah kota yang menerapkan hukum Syariat Islam. Kota Langsa berada kurang lebih 400 km dari kota Banda Aceh. Pada awalnya Kota Langsa berstatus Kota Administratif sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 1991 tentang Pembentukan Kota Administratif Langsa. Kota Administratif Langsa diangkat statusnya menjadi Kota Langsa berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 tanggal 21 Juni 2001. Hari jadi Kota Langsa ditetapkan pada tanggal 17 Oktober 2001.

Kota Langsa merupakan daerah tropis yang selalu dipengaruhi oleh angin musim, sehingga setiap tahun ada dua musim yang berbeda yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan dan musim kemarau biasanya terjadi secara acak sepanjang tahun. Meskipun perubahan cuaca sering, curah hujan rata-rata per tahun berkisar dari 1500 mm sampai 3000 mm, sedangkan suhu udara rata-rata berkisar antara 28°-32 °C dan kelembaban relatif rata-rata 75 %.

Penduduk

Jasa Kirim Mobil Langsa – Mayoritas penduduk Kota Langsa adalah suku Aceh, suku Melayu, suku Jawa, suku Tionghoa, dan suku Batak. Bahasa Aceh digunakan oleh mayoritas masyarakat Kota Langsa, namun bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa utama. Agama Islam adalah agama mayoritas masyarakat Kota Langsa dan rakyat Aceh umumnya. Hukum Syariat Islam menjadi aturan dasar dalam kehidupan masyarakat Kota Langsa. Agama Kristen juga menjadi bagian dari populasi, sementara Buddha banyak diadopsi oleh komunitas warga Tionghoa (China). Kota Langsa merupakan kota yang kaya akan perbedaan etnis dan penduduk tetap hidup dalam damai serta memiliki toleransi beragama yang kuat. Lokasi Kota Langsa sangat dekat dengan Medan, ibu kota Provinsi Sumatra Utara, sehingga menempatkan Kota Langsa sebagai kota yang strategis dan ramai imigran.

Pariwisata

  • Tempat Wisata
  • Lapangan Merdeka Kota Langsa. Terletak di pusat Kota Langsa. Lapangan ini biasa dipakai untuk acara-acara dan kegiatan sosial. Lapangan ini adalah Ruang Terbuka Hijau utama Kota Langsa. Setiap hari ramai warga menghabiskan waktu di tempat ini.
  • Taman Bambu Runcing. Taman ini terletak tak berjauhan dari Lapangan Merdeka Kota Langsa. Taman dengan konsep central park atau “taman di tengah kota” ini ramai dikunjungi karena ada nilai sejarah kemerdekaan di sini. Karakteristik utama taman ini adalah, adanya Tugu Bambu Runcing yang berdiri megah di tengah taman.
  • Taman Hutan Kota Langsa. Dikenal juga dengan sebutan Hutan Lindung Kota Langsa, berlokasi di Jalan Perumnas, Desa Paya Bujok Seulemak, Langsa Baro. Taman hutan ini adalah kawasan wisata dengan konsep Ruang Terbuka Hijau yang juga berfungsi sebagai paru-paru Kota Langsa. Memiliki luas sekitar 10 hektare. Pengunjung bisa merasakan sejuknya suasana alam serta melihat keindahan dan keasrian flora fauna di taman hutan ini. Di taman hutan ini terdapat sekitar 300 jenis tanaman dan puluhan binatang. Pohon damar, pohon merbau merupakan salah satu tumbuhan yang bisa dilihat di sini. Bila beruntung, pengunjung juga bisa menyaksikan bunga bangkai yang sedang mekar. Tapi ini hanya terjadi setahun sekali, biasanya pada November atau Desember. Itupun hanya berlangsung sekitar 4 hari. Koleksi binatangnya juga lumayan banyak. Ada buaya, rusa, ular, musang, kera, landak, dan aneka jenis burung. Kegiatan yang paling digemari, terutama bagi anak-anak yaitu memberi makan rusa. Cukup membeli makanannya berupa wortel yang sudah dirajang, pengunjung pun bisa memberi makan rusa-rusa tersebut.
  • Hutan Mangrove Kota Langsa. Disebut juga dengan nama Mangrove Forest Park. Kawasan Hutan Mangrove yang terletak di kilometer 10 Kuala Langsa, adalah tempat favorit untuk menikmati wisata alam mangrove bersama keluarga. Hutan Mangrove ini sangat indah, rimbunan pohon bakau atau mangrove terbentang luas di atas lahan rawa pesisir Kuala Langsa ini. Aneka ragam pohon mangrove di hutan mangrove ini adalah salah satu yang terlengkap di dunia. Ada jalan setapak di dalam hutan mangrove sehingga pengunjung bisa masuk ke dalam hutan mangrove dengan sangat nyaman. Pengunjung bisa merasakan sensasi dan sejuknya suasana hutan mangrove yang mungkin tidak bisa didapatkan di kota lain di Aceh.
  • CBD Kuliner Langsa (Central Business District Kuliner Langsa). Terletak di jalan Teuku Nyak Arief dan jalan Cut Nyak Dhien. Merupakan sentra wisata kuliner Kota Langsa. Ada banyak sajian makanan yang ditawarkan di sini. Menu istimewa adalah, Mie Aceh, sate daging, martabak, es krim, aneka makanan tradisional, aneka western food seperti burger dan pizza, dan jajanan lainnya dengan harga yang sangat terjangkau. Khusus untuk kuliner asli Kota Langsa yaitu Sop Sumsum tidak terdapat di tempat ini, Sop Sumsum hanya bisa dinikmati di restoran-restoran yang ada di Kota Langsa.
  • Gedung Balee Juang. Gedung Balee Juang diresmikan menjadi Museum Kota Langsa oleh Wali kota Langsa Tgk. Usman Abdullah, SE pada tanggal 22 Januari 2019. Balee Juang adalah gedung peninggalan kolonial Belanda. Arsitektur ala Belanda masih sangat jelas terdapat pada gedung ini. Gedung ini telah ada sejak tahun 1920, yang ketika itu bernama Het Kantoorgebouw Der Atjehsche Handel-Maatschappij Te Langsar, gedung semacam ini hanya ada di Aceh saja ketika itu yaitu di Kuta Raja dan di Kota Langsa.
  • Pelabuhan Kuala Langsa. Pelabuhan Kuala Langsa adalah pelabuhan internasional yang menghubungkan Kota Langsa dengan luar negeri dan juga aktif dengan kegiatan Ekspor Impor. Pada hari Sabtu 23 Februari 2013, pelayaran perdana Kota Langsa – Penang kembali diresmikan setelah sempat vakum pada masa konflik dahulu.[13] Pelabuhan ini juga menarik untuk para wisatawan, di sini wisatawan bisa memancing, berenang, bersantai dengan keluarga dan melihat perahu-perahu nelayan yang lalu lalang. Di pelabuhan ini juga banyak dijumpai pedagang yang menjual aneka makanan dan minuman, seperti bakso, jagung rebus, es krim, mie Aceh, es kelapa muda dan lain sebagainya. Para penjualnya sebagian besar berasal dari desa setempat.
  • Ujong Pusong. Atau desa Pusong. Adalah pedesaan unik dan langka di mana penduduk sehari-hari berpencaharian mayoritas nelayan. Nuansa desa Pusong sangat unik mengingat Pusong ini terletak di tengah laut yang berbentuk daratan pantai. Ujong Pusong adalah salah satu tempat kunjungan wisata yang masih terus dikembangkan, melihat penduduknya yang relijius dan bersahabat didukung oleh adanya beberapa sarana dan prasarana seperti masjid, dan air bersih.
  • Pulau Teulaga Tujoh. Pulau Teulaga Tujoh adalah pulau kecil yang berada tak jauh dari Pusong. Tempat ini sangat indah dan unik serta langka karena tidak ada satu pun orang yang bermukim di sini karena beberapa sebab. Salah satunya adalah karena tempat ini diyakini masyarakat adalah tempat keramat. Pulau Teulaga Tujoh adalah pulau yang belum tersentuh dan masih alami dengan pantai, hutan yang hijau dan dengan hunian binatang di antaranya kera dan burung yang ramah menyambut kedatangan pengunjung. Pulau ini sangat cocok menjadi tempat penelitian dan rekreasi alam.
  • Kawasan Toko Belakang. Merupakan kawasan Pecinan atau biasa disebut dalam bahasa Inggris, China Town. Kawasan ini dulunya merupakan kawasan komunitas warga Tionghoa yang besar. Sampai sekarang beberapa bangunan asli milik warga Tionghoa masih bisa dilihat, namun seiring perkembangan zaman, sebagian bangunan ini dihancurkan dan dibangun bangunan yang lebih modern. Ada beberapa makanan khas China di tempat ini, seperti kwetiau, pangsit, cap cay, dan lain-lain. Terdapat juga satu bangunan pabrik kecap asin tertua di tempat ini.
  • Langsa Town Square (LATOS). LATOS merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Kota Langsa. LATOS terletak di pusat pasar Kota Langsa. Gedung LATOS terdiri dari 3 lantai dengan 400 unit toko, dan memiliki beragam fasilitas menarik.

Daftar kecamatan dan gampong di Kota Langsa

Jasa Kirim Mobil Langsa – Berikut ini adalah daftar kecamatan dan gampong di kota Langsa beserta kode pos dan data sensus penduduk 2010.Kota Langsa memiliki 5 kecamatan dan 51 gampong dengan kode pos 24410-24415 (dari total 243 kecamatan dan 5827 gampong di seluruh Aceh). Per tahun 2010 jumlah penduduk di wilayah ini adalah 148.904 (dari penduduk seluruh provinsi Aceh yang berjumlah 4.486.570) yang terdiri atas 73.930 pria dan 74.974 wanita (rasio 98,61). Dengan luas daerah 20.341 ha (dibanding luas seluruh provinsi Aceh 5.677.081 ha), tingkat kepadatan penduduk di wilayah ini adalah 568 jiwa/km² (dibanding kepadatan provinsi 78 jiwa/km²).

Daftar kecamatan dan gampong di Kota Banda Aceh, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Gampong
Daftar
Gampong
11.74.02Langsa Barat13CiutkanlbsKecamatan Langsa BaratKota LangsaAcehGampongLhok BanieKuala LangsaMatang SeulimengPaya Bujok BeuramoPaya Bujok TeungohSeurigetSimpang LheeSerambi IndahSungai PauhSungai Pauh FirdausSungai Pauh PusakaSungai Pauh TanjongTeulaga Tujuh
11.74.05Langsa Baro12CiutkanlbsKecamatan Langsa BaroKota LangsaAcehGampongAlue DuaAlue Dua Bakaran BateeBirem PuntongGedubang AcehGeudubang JawaKarang AnyarLengkongPaya Bujuk SeuleumakPaya Bujuk TunongPondok KelapaSukajadi MakmurTimbang Langsa
11.74.03Langsa Kota10CiutkanlbsKecamatan Langsa KotaKota LangsaAcehGampongAlue BeuraweBlangBlang SeunibongDaulatJawaMeutiaPaya Bujok Blang PasePeukan LangsaTeungohTualang Teungoh
11.74.04Langsa Lama15CiutkanlbsKecamatan Langsa LamaKota LangsaAcehGampongAsam PeutekBaroh Langsa LamaBatee PutehGampong BaroMeurandehMeurandeh AcehMeurandeh DayahMeurandeh TeungohPondok KeumuningPondok PabrikSeulalahSeulalah BaruSidodadiSidorejoSukajadi Kebun Ireng
11.74.01Langsa Timur16CiutkanlbsKecamatan Langsa TimurKota LangsaAcehGampongAlue MerbauAlue PineungAlue Pineung TimueBuket Meudang AraBuket MeutuahBuket PuloBuket RataCinta RajaKapaMatang CeungaiMatang PanyangMatang SeutuiSeuneubok AntaraSimpang WieSukarejoSungai Lueng
TOTAL51

Wisata Langsa

Tempat wisata di Langsa berikut ini sangat direkomendasikan untuk dikunjungi oleh para wisatawan, khususnya bagi wisatawan yang sekarang ini sedang pergi berwisata ke Provinsi Aceh dan sekitarnya.

Perlu diketahui, Langsa adalah salah satu kota di Aceh yang menerapkan hukum Syariat Islam. Selain itu, kota yang berjarak kurang lebih 400 kilometer dari Kota Banda Aceh ini juga dikenal sebagai salah satu kota wisata di Aceh.

Mulai dari beberapa tempat wisata sejarah hingga sejumlah tempat wisata alam ada di kota ini. Lantas, dimana saja tempat wisata di Langsa (Aceh) yang menarik dikunjungi tersebut? Berikut ulasan lengkapnya.

Inilah Beberapa Tempat Wisata di Langsa (Aceh) Yang Menarik Dikunjungi

Gedung Balee Juang

Tempat wisata di Langsa (Aceh) yang menarik dikunjungi wisatawan pertama yaitu Gedung Balee Juang. Gedung yang sudah berdiri sejak tahun 1924 masehi ini merupakan salah satu ikon bagi Kota Langsa.

Berdasarkan sejarahnya, gedung megah bergaya arsitektur khas eropa ini merupakan salah satu saksi bisu puncak perjuangan para pahlawan dari segala penjuru Aceh yang mendeklarasikan untuk menentang penjajahan.

Jika kamu penasaran dengan bangunan bersejarah yang sekarang difungsikan sebagai museum ini? Kamu bisa mengunjunginya di Kelurahan Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Aceh, dengan tiket masuk sebesar Rp 10.000/orang.

Wisata Hutan Mangrove Kota Langsa

Tempat wisata di Langsa (Aceh) yang menarik dikunjungi wisatawan berikutnya yaitu Wisata Hutan Mangrove Kota Langsa. Lokasinya berada di Kelurahan Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh.

Hutan mangrove ini sangat kaya dengan flora dan fauna, sehingga tidak terlalu mengherankan hutan mangrove seluas sekitar 8.000 hektar ini dijadikan sebagai salah satu paru-paru dunia bagi Kota Langsa.

Bukan hanya itu saja, hutan mangrove ini juga disebut-sebut sebagai salah satu hutan mangrove dengan koleksi spesies cukup lengkap. Dimana diketahui, ada 38 jenis spesies yang ada didalam hutan mangrove ini.

Disamping itu, untuk menjelajahi hutan mangrove ini juga sangat mudah, karena sudah disediakan sebuah jembatan kayu. Biasanya, hutan mangrove ini buka setiap hari, dari pukul 08:00 hingga pukul 17:00.

Pulau Teulaga Tujoh

Pulau yang secara administratif berada di Kelurahan Telaga Tujuh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh ini benar-benar menyuguhkan panorama alam yang begitu eksotis dan sangat mempesona.

Pasalnya, sejauh mata memandang, mata para wisatawan akan disuguhkan dengan hamparan pantai berpasir putih bersih. Disamping itu, suasana di pantai ini juga nyaman dengan ombak yang tidak begitu besar.

Bukan hanya itu saja, pulau ini juga cocok dijadikan sebagai salah satu tempat untuk memancing di Kota Langsa. Biasanya, pulau ini dibuka 24 jam setiap harinya, dengan biaya menyeberang sekitar Rp 20.000 – Rp 30.000/orang.

Pantai Kuala Geulumpang

Sebenarnya, lokasi pantai ini terletak di Kabupaten Aceh Timur, atau lebih tepatnya di Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Namun, karena lokasinya cukup dekat dengan Kota Langsa, sehingga patut dipertimbangkan untuk dikunjungi.

Kurang lebih sama dengan wisata pantai pada umumnya, pantai ini juga menawarkan hamparan pasir putih yang bersih, air laut yang berwarna biru, ombak yang tidak begitu besar, dan beberapa pohon cemara.

Bukan hanya itu saja, sejumlah fasilitas pendukung pun sudah disediakan disekitar pantai ini, mulai dari tempat parkir kendaraan, warung makan, toilet, tempat berteduh, musholla, hingga tempat menginap, dan lain sebagainya.

Taman Bambu Runcing

Taman Bambu Runcing adalah salah satu simbol perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan dari tangan penjajah. Berdasarkan informasinya, taman ini dibangun pada tanggal 17 Agustus 1948.

Taman yang lokasinya berada di Kelurahan Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Aceh ini merupakan salah satu tempat nongkrong favorit bagi masyarakat Kota Langsa dan sekitarnya.

Beberapa fasilitas pendukung yang tersedia di taman ini di antaranya adalah tempat duduk, footpath, tempat sampah, toilet, mushola, dan lain sebagainya. Biasanya, taman ini dibuka 24 jam setiap harinya.

Pelabuhan Kuala Langsa

Tempat wisata di Langsa (Aceh) yang menarik dikunjungi wisatawan selanjutnya yaitu Pelabuhan Kuala Langsa. Lokasinya berada di Kelurahan Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh.

Pelabuhan Kuala Langsa adalah salah satu tempat nongkrong favorit bagi masyarakat Kota Langsa dan sekitarnya. Para wisatawan bisa menyaksikan kapal-kapal yang bongkar muatan, mengisi bahan bakar di hamparan laut yang berwarna biru dari pelabuhan ini.

Bukan hanya itu saja, pada sore harinya, biasanya ada sekumpulan anak muda yang unjuk kebolehannya dengan berbagai atraksi bermotor di pelabuhan ini.

Hutan Lindung

Kawasan hutan lindung yang lokasinya berada Kelurahan Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh ini juga patut dipertimbangkan untuk segera dikunjungi para wisatawan.

Pasalnya, selain sebagai tempat untuk refresing, hutan lindung ini juga bisa dijadikan sebagai media edukasi bagi pengunjungnya. Karena, didalam hutan lindung ini terdapat kurang lebih 300 jenis flora dan fauna.

Lebih asiknya lagi, di kawasan hutan lindung ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti pondok peristirahatan, warung makan, tempat menyewa karpet, dan beberapa wahana permainan.

Biasanya, hutan lindung ini buka setiap hari, mulai dari pukul 10:00 hingga pukul 18:00 dengan tiket masuk sebesar Rp 25.000/orang. Sedangkan biaya parkiran kendaraan sebesar Rp 2.000 untuk motor, dan Rp 5.000 untuk mobil.

Mutiara Water Park

Kota Langsa di Provinsi Aceh juga mempunyai sebuah taman air (water park), yang bagus dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata bersama keluarga, terutama bersama anak-anak yaitu Mutiara Water Park.

Taman air (water park) yang lokasinya berada di Kelurahan Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh ini mempunyai berbagai jenis perosotan air dengan sensasi yang berbeda-beda.

Biasanya, taman air (water park) ini buka setiap hari, mulai dari pukul 08:30 hingga pukul 17:00 dengan tiket masuk sebesar Rp 20.000/orang untuk hari biasa, dan Rp 25.000/orang untuk akhir pekan (weekend) dan hari libur lainnya.

Kolam Renang Vitra Tirta Raya

Kota Langsa di Provinsi Aceh juga mempunyai beberapa kolam renang yang juga menarik dikunjungi, salah satunya adalah Kolam Renang Vitra Tirta Raya di Kelurahan Paya Bujok Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Aceh.

Kolam renang ini sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang cukup memadai, sehingga tidak heran jika kolam renang ini banyak dikunjungi wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar kota.

Kolam Renang Keumuning Selembat

Selain Kolam Renang Vitra Tirta Raya, ada satu lagi tempat wisata di Langsa (Aceh) berupa kolam renang, yang juga menarik untuk dikunjungi para wisatawan, yaitu Kolam Renang Keumuning Selembat.

Kolam renang yang berada di Desa Kemuning, Kecamatan Langsa Baru, Kota Langsa, Aceh ini memiliki pemandangan yang cukup memukau. Pasalnya, kolam renang ini berada tepat diantara pegunungan.

Wisata Pantai Buatan Kuala Langsa

Tempat wisata di Langsa yang satu ini berada tepat disebelah Wisata Hutan Mangrove Kota Langsa di Keluarahan Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh. Biasanya, tempat wisata ini dibuka 24 jam setiap harinya.

Tempat wisata ini mengandalkan vegetasi hutan bakau sebagai daya tarik utamanya. Selain itu, di sepanjang bibir pantainya juga terdapat tempat lesehan, yang biasanya digunakan oleh para wisatawan untuk bersantai.

Pantai Matang Ulim Idi Cut

Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur itu sangat dekat sekali, makanya sejumlah tempat wisata di Kabupaten Aceh Timur bisa langsung dikunjungi dari Kota Langsa seperti Pantai Matang Ulim Idi Cut ini.

Pantai sepanjang 1,5 kilometer ini berada di ibukota Kabupaten Aceh Timur, atau lebih tepatnya berada di Kelurahan Blang Geulumpang, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, atau kalau dari Kota Langsa berjarak sekitar 75 kilometer.

Pantai Matang Ulim Idi Cut termasuk salah satu pantai yang masih jarang dikunjungi wisatawan di Aceh, sehingga suasana dikawasan pantai ini masih sangat alami dengan udara begitu sejuk, dan nyaman.

Air Terjun Terujak

Sesuai dengan namanya, Air Terjun Terujak berada di Desa Terujak, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, dan lokasi air terjun ini juga cukup dekat dari Kota Langsa, sehingga patut dipertimbangkan untuk dikunjungi.

Air terjun setinggi sekitar 15 meter ini dikenal mempunyai air yang jernih, dan kealamiannya masih terjaga dengan baik. Selain itu, kedalaman air di air terjun ini hanya sekitar 1 meter, sehingga aman untuk berenang.

Sumber Mata Air Panas Terujak

Tidak begitu jauh dari lokasi Air Terjun Terujak, yaitu sekitar 20 meteran, terdapat sebuah tempat wisata sumber air panas, yang bisa dimamfaatkan untuk berelaksasi, yaitu Sumber Mata Air Panas Terujak.

Masyarakat disekitar tempat wisata ini percaya bahwa dengan berendam di dalam kolam sumber air panas seluas sekitar 10 meter ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit seperti penyakit kulit, dan rematik.

Ujong Pusong

Tempat wisata di Langsa (Aceh) yang menarik dikunjungi para wisatawan terakhir yaitu Ujong Pusong. Tempat wisata ini berada di Desa Teulaga Tujoh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh.

Tempat wisata yang satu ini memang belum banyak diketahui oleh para wisatawan. Karena Ujong Pusong memang belum sepenuhnya dikembangkan, dan baru direncanakan menjadi sebuah tempat wisata yang menarik.

Walaupun belum sepenuhnya dikembangkan menjadi sebuah tempat wisata yang menarik, namun sejumlah sarana, dan prasana seperti air bersih, tempat mandi, dan masjid sudah disediakan oleh penduduk setempat.

Akhir Kata
Nah, itulah ulasan tentang sejumlah tempat wisata di Langsa (Aceh) yang menarik untuk dikunjungi wisatawan.

Related posts

Wisata Serang Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Sawahlunto Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Pekalongan Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Palu Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Pasuruan Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Jakarta Utara Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Surakarta Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Metro Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Tasikmalaya Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Leave a Comment