Wisata

Wisata Lhokseumawe Cara Membuat Rencananya

Wisata Lhokseumawe Cara Membuat Rencananya – Kota Lhokseumawe adalah sebuah kota di provinsi Aceh, Indonesia. Kota ini berada persis di tengah-tengah jalur timur Sumatra. Berada di antara Banda Aceh dan Medan, sehingga kota ini merupakan jalur vital distribusi dan perdagangan di Aceh. Kota Lhokseumawe, Aceh, dengan ketinggian 2-24 meter diatas permukaan laut memiliki luas wilayah 181,06 Km² yang dibagi dalam 4 kecamatan yaitu Kecamatan Blang Mangat dengan luas wilayah 56,12 Km², Kecamatan Muara Dua luas wilayah 57,80 Km², Kecamatan Muara Satu luas wilayah 55,90 Km² dan Kecamatan Banda Sakti luas wilayah 11,24 Km². Keempat kecamatan ini terdiri dari 9 kemukiman dan 68 desa/gampong.

Table of Contents

Sejarah

Secara etimologi Lhokseumawe berasal dari kata Lhok dan Seumawe. Dalam Bahasa Aceh, Lhok dapat berarti dalam, teluk, palung laut, dan Seumawe bermaksud air yang berputar-putar atau pusat mata air pada laut sepanjang lepas pantai Banda Sakti dan sekitarnya. Keberadaan kawasan ini tidak lepas dari kemunculan Kerajaan Samudera Pasai sekitar abad ke-13, kemudian kawasan ini menjadi bagian dari kedaulatan Kesultanan Aceh sejak tahun 1524.

Sebagian warga masih menyebut Lhokseumawe sebagai Kota Petro Dolar, seiring masa kejayaan Mobil Oil, PT Arun, dan sejumlah proyek vital lainnya di Lhokseumawe. Kawasan ini sudah memainkan perannya sejak kemunculan Kerajaan Samudera Pasai sekitar abad ke-13. Lhokseumawe terus memainkan peran penting saat menjadi bagian dari kedaulatan Kesultanan Aceh sejak tahun 1524, masa kolonial dan perang kemerdekaan.

Peran penting Kota Lhokseumawe dalam sejarah Aceh bisa terlihat dari banyaknya situs bersejarah (dari abad 11 M-20 M) di seantero kota yang membawahi lima kecamatan ini. Di antaranya, tiang gantung atau tempat Teuku Chik Di Tunong dieksekusi, Benteng Tentara Jepang, Makam Teungku Lhokseumawe, Makan Tgk Chik Ditunong.

Meriam Belanda, Tugu Perlawanan Tentara Indonesia melawan Tentara Belanda, Makam Putro Neng, Makam Tgk Syiah Hudam. Gua Ibrahim Tapa, Cot Bukulah, Gua Jepang, Makam Tgk Chik Di Paloh, Makam Tgk Jrat Meuindram, Makam Tgk Chik Buket Bruek Krueng, Rumah Adat Ule Balang, Tugu TKR melawan tentara Jepang, Tugu Syahid Tgk Abdul Jalil Cot Plieng dan makam prajuritnya, Mon Tujoh, Makam Mualim Taufiq Shaleh, Makam Tgk Batee Meutarah, dan kawasan sumur Tgk di Mon Lhok.

Sayangnya, belum banyak upaya untuk melestarikan situs-situs bersejarah ini. Padahal, jika dikelola secara profesional dan dikemas secara menarik, semua situs bersejarah ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kota Lhokseumawe. Sejumlah rujukan juga mengarahkan bahwa sektor wisata (sejarah) akan memberikan pendapatan dalam jangka panjang, dibandingkan dengan ekploitasi hasil alam. Hanya perlu kemauan dan inovasi bagi kita untuk mengelola warisan orang terdahulu.

Sebelum abad ke-20, negeri ini telah diperintah oleh Uleebalang Kutablang. Tahun 1903, setelah perlawanan pejuang Aceh terhadap penjajah Belanda melemah, Aceh mulai dikuasai dan dijajah Belanda. Lhokseumawe menjadi daerah taklukan dan mulai saat itu status Lhokseumawe menjadi Bestuur Van Lhokseumawe dengan Zelf Bestuurder adalah Teuku Abdul Lhokseumawe yang tunduk di bawah Aspiran Controeleur. Di Lhokseumawe, berkedudukan juga Wedana serta Asisten Residen atau Bupati.

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Lhokseumawe

KecamatanLuasJumlah Desa/Kelurahan
Banda Sakti11,24 km²18
Blang Mangat56,12 km²22
Muara Dua57,80 km²17
Muara Satu55,90 km²11

Pariwisata

Beberapa objek wisata yang dinilai sangat menunjang kemampuan Sektor Pariwisata ke depan antara lain:

Kesemua objek ini dapat menjadi aset bagi dunia Pariwisata Kota Lhokseumawe jika ditata dan dikembangkan dengan lebih menarik.

Wisata Lhokseumawe

Aceh, kota yang berada di ujung Sumatera ini menjadi tempat yang harus dikunjungi berikutnya. Kota ini dikenal sebagai serambi mekah karena memegang kuat nilai-nilai Islam dalam kehidupannya. Tidak hanya sisi religius, Aceh juga memiliki panorama alam yang harus dinikmati. Dari banyaknya kota yang ada di Aceh, Lhokseumawe dapat menjadi destinasi pertama kamu. lantas, tempat wisata di Lhokseumawe mana yang harus dikunjungi dahulu?

Tempat Wisata di Lhokseumawe

Walaupun kental dengan nilai-nilai Islam, tempat wisata di Lhokseumawe juga menarik untuk kamu kunjungi. Sama dengan Tempat Wisata di Indramayu yang memiliki keindahan alam. Berikut daftar objek wisata yang ada di Lhokseumawe.

Pantai Rancong

Pantai ini berlokasi di dekat Pulau Seumadu. Keindahannya menawan, karena deburan ombak dan bibir pantainya yang luas. Karena ombaknya tidak terlalu besar, kamu dapat berendam dan berenang di sekitar pantai.

Untuk mendatanginya, disarankan datang sebelum maghrib. Karena destinasi wisata ini, akan tutup pada pukul 18.00 dan sebagai pengunjung, taatilah aturan tersebut.

Islamic Center Lhokseumawe
Inilah tempat yang khas dan harus didatangi saat berkunjung ke Lhokseumawe. Islamic Center adalah masjid yang memiliki arsitektur khas Timur Tengah. Ketika kamu datang dan masuk ke dalamnya, maka perasaan sedang di Timur Tengah muncul dengan segera.

Karena arsitekturnya khas, jangan lupa untuk mengabadikan momen di sekitarnya. Karena tempat ini aktif digunakan sebagai tempat ibadah, disarankan untuk datang dengan pakaian yang sopan.

Bukit Goa Jepang
Tertarik dengan wisata edukasi sejarah? Kamu dan sahabat dapat mendatangi bukit goa Jepang. Di sini, dapat ditemukan sebuah goa yang dijadikan benteng pertahanan pasukan Jepang.

Sedangkan dibagian ujungnya, terdapat sebuah bukit yang memiliki pemandangan indah. Untuk mendapatkan keindahan ini, tentu kalian harus datang langsung kesini. Karena berwisata tidak harus di Jawa terus, seperti Wisata di Serang misalnya.

Air Terjun Blang Kolam
Berada sekitar 21 Km dari Lhokseumawe, membuat air terjun ini menjadi pilihan utama saat ada di Aceh. Air terjun ini dapat kamu temukan di tengah-tengah hutan. Karenanya, menjadi tempat yang tepat untuk dapat menyejukan diri dari sibuknya perkotaan.

Sama seperti tempat wisata di Aceh lainnya, tempat ini akan tutup sebelum maghrib. Jadi, datanglah pada waktu tersebut. Jika ingin berwisata ke destinasi yang buka 24 jam, silahkan datang ke Tempat Wisata di Kendal, Jawa Tengah.

Sungai Krueng Cunda
Berbeda dengan sungai lainnya, sungai ini memiliki air yang memiliki rasa asin. Kamu yang mendatanginya, dapat menikmati banyak kegiatan, seperti memancing, menikmati pemandangan hingga bersantai di sekitar sungai.

Selain itu, kamu juga dapat menikmati kopi dan makanan-makanan khas Aceh, sembari menikmati pemandangan dan menantikan senja. Serta, tetap ingat untuk abadikan momen, karena keindahan senjanya sayang untuk dilewatkan.

Pantai Ujong Blang
Pantai Ujong Blang dapat dikatakan sebagai pantai terujung dari Lhokseumawe. Karena, tempat ini menjadi pilihan utama, saat kamu ingin menikmati sunrise di Lhokseumawe.

Pengunjung yang datang, dapat menikmati pemandangan, berenang dan berolahraga air di sekitar pantai. Serta dapat menikmati lautan dengan menyewa perahu-perahu nelayan sekitar.

Lapangan Hiraq
Tidak jauh dari Islamic Center, kamu akan menemukan sebuah lapangan luas. Lapangan ini dikenal sebagai Lapangan Hiraq. Lapangan ini memiliki banyak fungsi, namun yang tersering adalah digunakan untuk tempat bersantai masyarakat Kota Lhokseumawe.

Satu hal yang menarik, kamu dapat menikmati makanan khas kota ini di sekeliling lapangan. Karena terdapat banyak pedagang makanan yang berteduh dan menjajakan jualannya di sekitar lapangan.

Itulah tadi beberapa tempat wisata di Lhokseumawe, Aceh Utara yang bisa kita sampaikan, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kalian. Jangan lupa senyum hari ini.

Tempat wisata di Lhokseumawe berikut ini sangat direkomendasikan dikunjungi wisatawan jika mereka sedang berwisata ke Provinsi Aceh. Seperti diketahui, Lhokseumawe adalah salah satu kota di Provinsi Aceh.

Dan di Kota Lhokseumawe tersebut terdapat beberapa tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi wisatawan seperti sejumlah pantai, pulau, bukit, air terjun, museum, waduk, taman, dan lain sebagainya.

Bukan hanya itu saja, di kota ini juga terdapat beberapa tempat wisata religi seperti masjid, dan lain sebagainya. Lantas, dimana saja tempat wisata di Lhokseumawe (Aceh) yang menarik dikunjungi tersebut? Berikut ulasan lengkapnya.

Inilah Beberapa Tempat Wisata di Lhokseumawe (Aceh) Yang Menarik Dikunjungi

Pantai Ujong Blang

Tempat wisata di Lhokseumawe (Aceh) yang menarik dikunjungi pertama yaitu Pantai Ujong Blang. Pantai Ujong Blang adalah salah satu tempat terbaik untuk menikmati matahari terbit (sunsire) di Kota Lhokseumawe.

Bukan hanya itu saja, ada beberapa kegiatan seru lainnya yang bisa dilakukan oleh para wisatawan di pantai ini, mulai dari sekedar jalan-jalan di bibir pantainya, berenang, naik banana boat, hingga menyusuri lautan dengan mengunakan perahu nelayan.

Lokasinya juga tidak begitu jauh dari jantung Kota Lhokseumawe, atau lebih tepatnya berada di Kelurahan Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh. Biasanya, pantai ini dibuka 24 jam setiap harinya.

Pulau Seumadu

Tempat wisata di Lhokseumawe (Aceh) yang menarik dikunjungi berikutnya yaitu Pulau Seumadu. Para pengunjung akan disuguhkan dengan pantai berpasir putih lembut, dan pemandangan lautan biru di pulau ini.

Beberapa kegiatan seru yang bisa dilakukan di palau ini di antaranya adalah bermain pasir di bibir pantainya, berenang di pinggiran pantai, dan memancing. Disamping itu, pulau ini juga sudah dilengkap sejumlah fasilitas pendukung.

Lokasinya berjarak sekitar 12 km dari pusat Kota Lhokseumawe, atau lebih tepatnya di Jalan Ramai – Krueng Geukuh, Desa Keude Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

Pantai Rancong

Pantai Rancong adalah sebuah pantai yang lokasinya berdekatan dengan Pulau Seumadu. Oleh karena itulah, keindahan yang ditawarkannya tidak kalah jauh dengan Pulau Seumadu yang berada disebelahnya.

Kurang lebih sama dengan wisata pantai pada umumnya, para pengunjung juga bisa melakukan beberapa kegiatan seru di pantai ini, mulai dari sekedar jalan-jalan di bibir pantainya, bermain pasir, berenang, dan lain sebagainya.

Untuk lokasi tepatnya, pantai ini berada di Desa Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh. Biasanya, tempat wisata ini buka setiap hari, dari pukul 11:00 hingga pukul 18:00.

Pantai Meuraksa

Kalau pantai yang satu ini pernah terkena bencana Tsunami pada tahun 2004 silam. Dan sejak itu, pantai ini menjadi sepi pengunjung, namun sekarang perlahan mulai kembali dikunjungi oleh wistawan.

Pantai Meuraksa ini memiliki pasir yang ” sedikit ” berbatu, walaupun begitu, dengan udara yang sejuk, dan pemandangan laut biru khas Indonesia, membuat pantai ini layak untuk dikunjungi wisatawan.

Jika kamu penasaran dengan pantai ini? Kamu bisa mengunjunginya di Kelurahan Jambo Mesjid, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Aceh. Biasanya, tempat wisata ini buka 24 jam setiap harinya.

Taman Riyadhah

Taman Riyadhah adalah satu-satunya taman kota di Kota Lhokseumawe. Sehingga tidak terlalu mengherankan apabila taman kota ini tidak pernah sepi pengunjung, terutama pada akhir pekan (weekend).

Biasanya, taman kota ini digunakan sebagai tempat bersantai, atau tempat untuk berolahraga bagi masyarakat Kota Lhokseumawe dan sekitarnya. Lebih menariknya lagi, di taman kota ini juga tersedia akses wifi gratis.

Biasanya, Taman Riyadhah ini dibuka 24 jam setiap hari, dan bisa dikunjungi secara gratis. Lokasinya berada di Jalan Merdeka, Kelurahan Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Sungai Krueng Cunda

Tempat wisata di Lhokseumawe (Aceh) yang menarik dikunjungi selanjutnya yaitu Sungai Krueng Cunda. Sungai Krueng Cunda adalah sebuah sungai yang memisahkan daratan Lhokseumawe dengan Pulau Sumatera.

Salah satu keunikan dari sungai ini yaitu airnya yang asin, sedikit berbeda dengan kebanyakan sungai pada umumnya yang airnya terasa tawar. Dan keindahan dari sungai ini terletak pada tumbuhan-tumbuhan hijau yang tumbuh subur disepanjang sungai.

Beberapa kegiatan seru yang bisa dilakukan di sungai ini di antaranya adalah menyusuri sungai dengan menyewa perahu, memancing, dan ngopi santai dibeberapa kafe di pinggir Sungai Krueng Cunda.

Islamic Center Lhokseumawe

Kalau membicarakan tentang masjid megah di Aceh! Pasti yang ada dipikiran sebagian orang adalah Masjid Baiturrahman di Kota Banda Aceh. Padahal, Kota Lhokseumawe juga memiliki masjid yang tidak kalah megah, yaitu Islamic Center Lhokseumawe.

Bangunan Islamic Center Lhokseumawe ini mempunyai gaya arsitektur bernuansa negeri timur tengah. Sehingga, ketika masuk ke dalam masjid ini akan terasa seolah-olah berada di negeri timur tengah.

Nah, jika kamu penasaran dengan kemegahan Islamic Center Lhokseumawe ini? Kamu bisa mengunjungi masjid ini di Kelurahan Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Lapangan Hiraq

Lapangan Hiraq ini berada tepat diseberang Islamic Center Lhokseumawe, atau lebih tepatnya lagi berada di Jalan Balai Kota, Kelurahan Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Biasanya, Lapangan Hiraq ini digunakan untuk menyelenggarakan berbagai macam acara. Namun jika sedang tidak ada acara, lapangan ini dimamfaatkan sebagai tempat bersantai oleh masyarakat Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.

Lebih asiknya lagi, tempat ini bisa dikunjungi secara gratis. Bukan hanya itu saja, disekitar Lapangan Hiraq juga terdapat sejumlah pedagang makanan yang menjual berbagai macam makanan khas Lhokseumawe.

Waduk Pusong

Waduk Pusong adalah waduk terbesar di Kota Lhokseumawe. Disamping itu, waduk seluas sekitar 60 hektar ini juga merupakan salah satu waduk kebanggaan masyarakat Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.

Waktu terbaik berkunjung ke waduk ini, yaitu pada malam hari. Pasalnya, pada malam hari, para pengunjung bisa melihat pemandangan indah Kota Lhokseumawe dengan lampunya yang kelap-kelip.

Bukan hanya itu saja, dari waduk yang berada di Jalan Waduk Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh ini juga bisa melihat kemegahan masjid slamic Center Lhokseumawe dari kejauhan.

Waduk Jeulikat

Waduk Jeulikat atau sering juga disebut dengan nama ” Waduk Jeuleukat ” merupakan salah satu tempat wisata di Lhokseumawe yang beberapa tahun terakhir banyak dikunjungi oleh para wisatawan.

Pasalnya, di Waduk Jeulikat (Waduk Jeuleukat) terdapat sejumlah spot untuk berfoto selfie, mulai dari beberapa gazebo yang berlatarbelakangkan sebuah danau, hingga sebuah jembatan yang instagramable.

Jika kamu penasaran dengan waduk ini? Kamu bisa mengunjunginya di Desa Jeuleukat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Aceh. Biasanya, tempat wisata ini buka setiap hari, dari pukul 09:30 hingga pukul 18:00.

Bukit Goa Jepang

Tempat wisata di Lhokseumawe (Aceh) yang juga menarik dikunjungi berikutnya yaitu Bukit Goa Jepang. Sesuai dengan namanya, Bukit Goa Jepang adalah sebuah tempat yang dulunya digunakan sebagai benteng pertahanan oleh pasukan Jepang.

Sekarang, bukit setinggi kurang lebih 120 meter ini sudah disulap menjadi sebuah tempat wisata dengan beberapa benteng pertahanan sisa perang pasifik milik pasukan Jepang sebagai objek wisatanya.

Bukit Goa Jepang ini bisa dikunjungi di Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh. Biasanya, tempat wisata ini buka setiap hari, dari pukul 08:00 hingga pukul 18:00.

Pantai Ulee Jalan

Selain Pantai Ujong Blang, Pantai Rancong, Pantai Meuraksa, dan di Pulau Seumadu, ada satu lagi tempat wisata pantai yang juga menarik untuk dikunjungi di Kota Lhokseumawe, yaitu Pantai Ulee Jalan.

Beberapa kelebihan pantai yang memiliki pasir berwarna cokelat ini, di antaranya adalah bibir pantainya sangat luas, dan riam ombaknya tidak begitu kuat, sehingga aman untuk berenang di pinggir pantainya.

Dan terdapat juga beberapa tempat penyewaan ban untuk membantu para pengunjung berenang. Secara administratif, pantai ini masuk kedalam kawasan Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Taman Ngieng Jioh

Sekilas, tempat wisata ini terlihat sederhana sekali, hanya terdapat sebuah tugu, dan pamplet yang sudah dilengkapi dengan bangku. Namun, tempat wisata ini menawarkan panorama yang sungguh indah.

Bangku-bangku di taman ini dibuat menghadap langsung ke lautan lepas, sehingga para pengunjung bisa duduk santai sambil menikmati pemandangan indah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya dari kejauhan.

Jika penasaran dengan tempat wisata ini? bisa mengunjunginya di Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumwe, Aceh. Biasanya, taman ini buka setiap hari, dari pukul 08:00 hingga pukul 18:00.

Buket Paloh Batee

Buket Paloh Batee adalah sebuah bukit yang ditutupi dengan tumbuhan-tumbuhan hijau dan pohon-pohon yang rindang. Dari puncaknya, para pengunjung bisa melihat pemandangan alam khas Lhokseumawe.

Bukit yang secara administratif berada di Desa Paloh Bate, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh ini cukup terkenal sebagai salah satu tempat yang instagramable di Lhokseumawe.

Sehingga, tidak terlalu mengherankan apabila foto penampakan bukit ini banyak bermunculan di beberapa media sosial, khususnya di Instagram, yaitu salah satu media sosial khusus berbagi foto dan video.

Dermaga Pertamina Lhokseumawe

Tempat wisata di Lhokseumawe (Aceh) yang juga cukup menarik dikunjungi berikutnya yaitu Dermaga Pertamina Lhokseumawe. Dermaga ini menyajikan keindahan pantai dan sunset (matahari terbenam) yang eksotis.

Dengan angin sepoi-sepoi yang membawa aroma laut khas Indonesia akan membuat lebih betah berlama-lama berada di dermaga ini. Disamping itu, di sekitar dermaga juga banyak terdapat pedagang yang menjual berbagai jenis kuliner.

Jika kamu penasaran dengan Dermaga Pertamina Lhokseumawe ini? Kamu bisa mengunjunginya di Kelurahan Hagu Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh. Biasanya, dermaga ini buka 24 jam setiap harinya.

Pelabuhan Krueng Geukueh

Kota Lhokseumawe di Aceh memang ” cukup ” dikenal mempunyai banyak sekali tempat wisata untuk menikmati pemandangan laut khas Indonesia. Salah satunya adalah Pelabuhan Krueng Geukueh.

Bukan hanya itu saja, para pengunjung juga bisa melihat berbagai jenis kapal berukuran besar yang berlabuh di pelabuhan ini. Secara administratif, pelabuhan ini berada di Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Sekedar informasi, Pelabuhan Krueng Geukueh merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi utama di Kota Lhokseumawe. Dimana, hampir semua pengiriman dan penerimaan barang dilakukan di pelabuhan ini.

Makam Putroe Neng

Makam Putroe Neng adalah sebuah makam dari seorang wanita tionghoa yang berambisi menguasai kerajaan-kerajaan di Aceh. Namun pada akhirnya, dia justru masuk Islam dengan menjadi seorang mualaf.

Di pemakaman yang berada di Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh ini terdapat 11 makam. Namun tidak diketahui secara pasti, siapa saja yang dimakamkan di tempat ini.

Mitosnya mengatakan bahwa Putroe Neng adalah seorang wanita perkasa yang sudah menikahi 100 orang laki-laki. Dimana, 99 suaminya mengalami kematian yang tragis dimalam pertama akibat racun yang berasal dari dirinya.

Museum Malikussaleh

Museum Malikussaleh merupakan salah satu tempat wisata sejarah di Kota Lhokseumawe, yang menyimpan berbagai koleksi barang antik dari peninggalan-peninggalan di jaman kerajaan dan jaman penjajahan.

Beberapa barang antik yang bisa ditemukan di Museum Malikussaleh ini di antaranya adalah beberapa keramik, artefak, mata uang dirham yang terbuat dari emas, hikayat, kitab, buku, dan lain sebagainya.

Biasanya, Museum Malikussaleh ini dibuka 24 jam setiap harinya. Lokasinya berada di Jalan Teuku Hamzah Bendanara, Kelurahan Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Museum Kota Lhokseumawe

Tempat wisata di Lhokseumawe (Aceh) yang juga cukup menarik dikunjungi selanjutnya yaitu Museum Kota Lhokseumawe. Museum ini berada tidak begitu jauh dari Islamic Center Lhokseumawe.

Atau lebih tepatnya berada di Jalan Teuku Hamzah Bendanara, Kelurahan Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh. Biasanya, museum ini buka setiap hari, dari pukul 08:00 hingga pukul 17:00.

Museum yang dibangun pada tahun 2014 silam dengan mengunakan dana otonom ini memiliki berbagai koleksi dari beberapa benda bersejarah, sejumlah benda tradisional khas Aceh, dan lain sebagainya.

Air Terjun Blang Kolam

Tempat wisata di Lhokseumawe (Aceh) yang menarik dikunjungi terakhir yaitu Air Terjun Blang Kolam. Air terjun setinggi kurang lebih 75 meter ini berjarak sekitar 21 km dari pusat Kota Lhokseumawe.

Air Terjun Blang Kolam ini berada di tengah-tengah hutan yang masih sangat alami, sehingga suasana yang ditawarkan oleh tempat wisata ini benar-benar menyejukan mata dan menyegarkan pikiran.

Jika kamu penasaran dengan air terjun ini? Kamu bisa mengunjunginya di Desa Sido Muliyo, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Biasanya, tempat wisata ini buka setiap hari, mulai dari pukul 08:00 hingga pukul 18:00.

Akhir Kata
Nah, itulah beberapa tempat wisata di Lhokseumawe (Aceh) yang menarik dikunjungi. Bagaimana? Keren-keren kan tempat wisatanya! Jadi, kalau berkunjung ke Aceh, jangan lupa mengunjungi beberapa tempat wisata diatas. Baca juga ulasan tentang tempat wisata di Tarutung.

Related posts

Wisata Sulawesi Utara Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Sungai Penuh Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Palu Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Nusa Tenggara Barat Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Nusa Tenggara Timur Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Banten Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Jawa Timur Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Lampung Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Padang Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Leave a Comment