Wisata

Wisata Makassar Cara Membuat Rencananya

Wisata Makassar Cara Membuat Rencananya

Harga Pengiriman Mobil Dari Surabaya Ke Makassar – Makassar adalah Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan, yang terletak di bagian Selatan Pulau Sulawesi yang dahulu disebut Ujung Pandang, terletak antara 119º24’17’38” Bujur Timur dan 5º8’6’19” Lintang Selatan yang berbatasan sebelah Utara dengan Kabupaten Maros, sebelah Timur Kabupaten Maros, sebelah selatan Kabupaten Gowa dan sebelah Barat adalah Selat Makassar. Kota Makassar memiliki topografi dengan kemiringan lahan 0-2°(datar) dan kemiringan lahan 3-15° (bergelombang). Luas Wilayah Kota Makassar tercatat 175,77 km persegi.

biaya pengiriman mobil dari batam ke medan
biaya pengiriman mobil dari balikpapan ke jakarta
biaya pengiriman mobil dari balikpapan ke makassar
harga pengiriman barang mobil

Makassar

Nama Makassar sudah disebutkan dalam pupuh 14/3 kitab Nagarakretagama karya Mpu Prapanca pada abad ke-14, sebagai salah satu daerah taklukkan Majapahit.[8] Walaupun demikian, Raja Gowa ke-9 Tumaparisi Kallonna (1510-1546) diperkirakan adalah tokoh pertama yang benar-benar mengembangkan kota Makassar.[9] Ia memindahkan pusat kerajaan dari pedalaman ke tepi pantai, mendirikan benteng di muara Sungai Jeneberang, serta mengangkat seorang syahbandar untuk mengatur perdagangan.[9]

Pada abad ke-16, Makassar menjadi pusat perdagangan yang dominan di Indonesia Timur, sekaligus menjadi salah satu kota terbesar di Asia Tenggara. Raja-raja Makassar menerapkan kebijakan perdagangan bebas yang ketat, di mana seluruh pengunjung ke Makassar berhak melakukan perniagaan disana dan menolak upaya VOC (Belanda) untuk memperoleh hak monopoli di kota tersebut.

Selain itu, sikap yang toleran terhadap agama berarti bahwa meskipun Islam semakin menjadi agama yang utama di wilayah tersebut, pemeluk agama Kristen dan kepercayaan lainnya masih tetap dapat berdagang di Makassar. Hal ini menyebabkan Makassar menjadi pusat yang penting bagi orang-orang Melayu yang bekerja dalam perdagangan di Kepulauan Maluku dan juga menjadi markas yang penting bagi pedagang-pedagang dari Eropa dan Arab.Semua keistimewaan ini tidak terlepas dari kebijaksanaan Raja Gowa-Tallo yang memerintah saat itu (Sultan Alauddin, Raja Gowa, dan Sultan Awalul Islam, Raja Tallo).

Kontrol penguasa Makassar semakin menurun seiring semakin kuatnya pengaruh Belanda di wilayah tersebut dan menguatnya politik monopoli perdagangan rempah-rempah yang diterapkan Belanda melalui VOC. Pada tahun 1669, Belanda, bersama dengan La Tenri Tatta Arung Palakka dan beberapa kerajaan sekutu Belanda Melakukan penyerangan terhadap kerajaan Islam Gowa-Tallo yang mereka anggap sebagai Batu Penghalang terbesar untuk menguasai rempah-rempah di Indonesia timur. Setelah berperang habis-habisan mempertahankan kerajaan melawan beberapa koalisi kerajaan yang dipimpin oleh belanda, akhirnya Gowa-Tallo (Makassar) terdesak dan dengan terpaksa menanda tangani Perjanjian Bongaya.

Geografi
Kota Makassar adalah kota yang terletak dekat dengan pantai yang membentang sepanjang koridor barat dan utara dan juga dikenal sebagai “Waterfront City” yang di dalamnya mengalir beberapa sungai seperti Sungai Tallo, Sungai Jeneberang, dan Sungai Pampang) yang kesemuanya bermuara ke dalam kota. Kota Makassar merupakan hamparan daratan rendah yang berada pada ketinggian antara 0-25 meter dari permukaan laut

Kota Makassar terdiri dari 15 kecamatan dan 153 kelurahan. Pada tahun 2017, kabupaten ini memiliki luas wilayah 199,26 km² dan jumlah penduduk sebesar 1.663.479 jiwa dengan sebaran penduduk 8.348 jiwa/km².[24][25]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Makassar, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
73.71.11Biringkanaya11BakungBeruaBulurokengDayaKatimbangLaikangPaccerakkangPaiSudiangSudiang RayaUntia
73.71.06Bontoala12BarayaBontoalaBontoala ParangBontoala TuaBunga EjayaGaddongLayangMalimongan BaruParang LayangTimungan LompoaTompo BalangWajo Baru
73.71.15Kepulauan Sangkarrang3Barrang CaddiBarrang LompoKodingareng
73.71.03Makassar14Bara-BarayaBara-Baraya SelatanBara-Baraya TimurBara-Baraya UtaraBaranaLariang BangiMacciniMaccini GusungMaccini ParangMaradekayaMaradekaya SelatanMaradekaya UtaraMaricayaMaricaya Baru
73.71.02Mamajang13Baji MappakasungguBonto BiraengBonto LebangKarang AnyarLabuang BajiMamajang DalamMamajang LuarMandalaMaricaya SelatanPa’batangParangSambung JawaTamparang Keke
73.71.12Manggala8AntangBangkalaBatuaBiring RomangBitowaBorongManggalaTamangapa
73.71.01Mariso9BontorannuKampung BuyangKunjung MaeLetteMarioMarisoMattoanginPanambunganTamarunang
73.71.09Panakkukang11KarampuangMasalePampangPanaikangPandangSinrijalaTamamaungKaruwisiKaruwisi UtaraParopoTello Baru
73.71.13Rappocini11Balla ParangBanta-BantaengBonto MakkioBua KanaGunung SariKarunrungKassi-KassiMapalaMinasa UpaRappociniTidung
73.71.07Tallo15BuloaBunga Eja BeruKalukuangKaluku BodoaLa’latangLakkangLemboPannampuRappojawaRappokallingSuanggaTalloTammuaUjung Pandang BaruWala-Walaya
73.71.14Tamalanrea8BiraBuntusuKapasaKapasa RayaParang LoeTamalanreaTamalanrea IndahTamalanrea Jaya
73.71.10Tamalate11Balang BaruBarombongBongayaBonto DuriJongayaMaccini SombalaMangasaMannurukiPa’baeng-BaengParang TambungTanjung Merdeka
73.71.04Ujung Pandang10BaruBulogadingLae-LaeLajangiruLosariMalokuMangkuraPisang SelatanPisang UtaraSawerigading
73.71.08Ujung Tanah9Camba BeruaCambayaGusungPattingalloangPattingalloang BaruTabaringanTamalabbaTotakaUjung Tanah
73.71.05Wajo8ButungEndeMalimonganMalimongan TuaMampuMelayuMelayu BaruPattunuang
TOTAL153

Transportasi

Laut

Bus Trans Makassar.
Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar Di Makassar, Soekarno-Hatta menjadi nama pelabuhan, khususnya pelabuhan untuk kapal penumpang dan terminal penumpang. Pelabuhan ini dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo IV).

Di area pelabuhan penumpang ini terdapat Masjid Babussalam. Masjid ini diresmikan Presiden Megawati, berbarengan dengan peresmian Terminal Petikemas Makassar, pada 21 Juli 2001. Sementara di kawasan ujung utara pelabuhan, atau ujung jalan Nusantara, terdapat awal Jalan Tol Reformasi (tol lingkar Makassar) yang menghubungkan kawasan pelabuhan dengan pusat kota. Jalan tol yang hanya sepanjang 3,1 km ini dikelola oleh PT Nusantara Infrastructure Tbk. Perusahaan milik Bosowa Group ini juga jadi pengelola jalan tol Bintaro-Bumi Serpong Damai (Jakarta/Tangerang).

Paotere adalah suatu pelabuhan perahu yang terletak di Kecamatan Ujung Tanah, Makassar. Pelabuhan yang berjarak ± 5 km (± 30 menit) dari pusat Kota Makassar ini merupakan salah satu pelabuhan rakyat warisan tempo doeloe yang masih bertahan dan merupakan bukti peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo sejak abad ke-14 sewaktu memberangkatkan sekitar 200 armada Perahu Phinisi ke Malaka. Pelabuhan Paotere sekarang ini masih dipakai sebagai pelabuhan perahu-perahu rakyat seperti Phinisi dan Lambo dan juga menjadi pusat niaga nelayan.

Udara
Kota Makassar mempunyai sebuah bandara internasional, Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin yang pada tanggal 26 September 2008 diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang menandakan mulai pada saat itu Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin beroperasi secara penuh di mana sebelumnya telah beroperasi tetapi hanya sebagian. Bandara Hasanuddin juga memiliki taksi khusus Bandara dengan harga yang bervariasi sesuai dengan region dari daerah yang dituju serta shuttle bus khusus yang melayani jalur dari dan ke bandara baru. Bahkan banyak taksi-taksi yang gelap yang juga menawarkan jasa kepada penumpang yang baru tiba di Makassar. Pada tahun 2009 diharapkan runway yang baru telah rampung dan bisa digunakan.[29]

Darat
Pete-pete adalah sebutan angkot di Makassar dan sekitarnya. Pete-pete merah adalah angkot yang berasal dari Kabupaten Gowa dan melayani pengangkutan antar kota, sedangkan pete-pete biru adalah angkot yang berasal dari Kota Makassar itu sendiri dan hanya melayani pengangkutan di wilayah Makassar saja.

  • Bus
  • Taksi
  • Becak: Makassar terkenal dengan angkutan tradisional becak. Jumlahnya sendiri mencapai 1.500 unit. Pemerintah setempat memberlakukan becak untuk pariwisata dan khusus beroperasi di sekitar kawasan wisata saja. Tarifnya tergantung kesepakatan dengan pengayuh.
  • Bentor: Populasi becak motor di Makassar mulai ramai dan secara perlahan menggantikan becak. Bagian depan bentor adalah becak dan di belakangnya adalah motor.
  • Ojek

Related posts

Wisata Singkawang Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Sorong Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Payakumbuh Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Dumai Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Balikpapan Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Sulawesi Tenggara Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Maluku Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Tegal Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Tasikmalaya Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Leave a Comment