Wisata

Wisata Palembang Cara Membuat Rencananya

Wisata Palembang Cara Membuat Rencananya

Biaya Pengiriman Mobil Surabaya Palembang – Palembang muncul sebagai kesultanan pada tahun 1659 dengan Sri Susuhunan Abdurrahman sebagai raja pertamanya.[16] Namun pada tahun 1823 kesultanan Palembang dihapus oleh pemerintah Hindia Belanda.[17] Setelah itu Palembang dibagi menjadi dua keresidenan besar dan permukiman di Palembang dibagi menjadi daerah Ilir dan Ulu.

Pada tanggal 27 September 2005, Kota Palembang telah dicanangkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sebagai “Kota Wisata Air” seperti Bangkok di Thailand dan Phnom Penh di Kamboja. Tahun 2008 Kota Palembang menyambut kunjungan wisata dengan nama “Visit Musi 2008”.

biaya kirim mobil surabaya malinau
biaya pengiriman mobil surabaya ke makassar
biaya pengiriman mobil dari surabaya ke balikpapan
harga pengiriman mobil surabaya ternate

Palembang

Biaya Pengiriman Mobil Surabaya Palembang – Asal usul nama Palembang mempunyai beberapa versi. Salah satu versi mengaitkan Palembang dengan kata dalam bahasa Jawa, “limbang”, yang berarti membersihkan biji atau logam dari tanah atau benda-benda luar lain. Pemisahan dilakukan dengan bantuan alat berupa keranjang kecil untuk mengayak tanah berkandungan logam atau biji di aliran sungai. “Pa” adalah kata depan yang dipakai orang Jawa untuk menunjuk suatu tempat berlangsungnya usaha atau keadaan. Versi ini terkait erat dengan peran Palembang pada masa lalu sebagai tempat mencuci emas dan biji timah. Versi lain menghubungkan Palembang dengan kata “lemba”, yang berarti tanah yang dihanyutkan air ke tepi.[9]

Kota ini dianggap sebagai salah satu pusat dari kerajaan Sriwijaya,[10] Serangan Rajendra Chola dari Kerajaan Chola pada tahun 1025, menyebabkan kota ini hanya menjadi pelabuhan sederhana yang tidak berarti lagi bagi para pedagang asing.[10]

Selanjutnya berdasarkan kronik Tiongkok nama Pa-lin-fong yang terdapat pada buku Chu-fan-chi yang ditulis pada tahun 1178 oleh Chou-Ju-Kua dirujuk kepada Palembang.[11][12]

Berdasarkan kisah Kidung Pamacangah dan Babad Arya Tabanan disebutkan seorang tokoh dari Kediri yang bernama Arya Damar sebagai bupati Palembang turut serta menaklukan Bali bersama dengan Gajah Mada Mahapatih Majapahit pada tahun 1343.[13]

Pada awal abad ke-15, kota Palembang diduduki perompak Chen Zuyi yang berasal dari Tiongkok. Armada bajak laut Chen Zuyi kemudian ditumpas oleh Laksamana Cheng Ho pada tahun 1407.[14]

Kemudian sekitar tahun 1513, Tomé Pires seorang apoteker Portugis menyebutkan Palembang,[15] telah dipimpin oleh seorang patih yang ditunjuk dari Jawa yang kemudian dirujuk kepada kesultanan Demak serta turut serta menyerang Malaka yang waktu itu telah dikuasai oleh Portugis.

Palembang menjadi salah satu kota pelaksana pesta olahraga olahraga dua tahunan se-Asia Tenggara yaitu SEA Games XXVII Tahun 2011.

Pada tahun 2018, Palembang dan Jakarta menjadi tuan rumah olimpiade se-Asia yaitu Asian Games 2018

Berikut adalah daftar kecamatan dan kelurahan/desa di Kota PalembangSumatra SelatanIndonesia. Kota Palembang memiliki 18 kecamatan dan 107 kelurahan (dari total 236 kecamatan, 386 kelurahan dan 2.853 desa di seluruh Sumatra Selatan). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya sebesar 1.569.297 jiwa dengan luas wilayahnya 369,22 km² dan sebaran penduduk 4.250 jiwa/km².[1]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Palembang, adalah sebagai berikut:

KecamatanJumlah
Desa/Kelurahan
Daftar
Desa/Kelurahan
Alang-alang Lebar, Palembang4Templat:Alang-alang Lebar, Palembang
Bukit Kecil, Palembang6Templat:Bukit Kecil, Palembang
Gandus, Palembang5CiutkanlbsKecamatan GandusKota PalembangSumatra SelatanKelurahan36 IlirGandusKarang AnyarKarang JayaPulo Kerto
Ilir Barat I, Palembang6Templat:Ilir Barat I, Palembang
Ilir Barat II, Palembang7CiutkanlbsKecamatan Ilir Barat IIKota PalembangSumatra SelatanKelurahan27 Ilir28 Ilir29 Illir30 Ilir32 Ilir35 IlirKemang Manis
Ilir Timur I, Palembang11Templat:Ilir Timur I, Palembang
Ilir Timur II, Palembang6CiutkanlbsKecamatan Ilir Timur IIKota PalembangSumatra SelatanKelurahan1 Ilir2 Ilir3 Ilir5 IlirLawang KidulSungai Buah
Ilir Timur Tiga, Palembang6Templat:Ilir Timur Tiga, Palembang
Jakabaring, Palembang5Templat:Jakabaring, Palembang
Kalidoni, Palembang5Templat:Kalidoni, Palembang
Kemuning, Palembang6CiutkanlbsKecamatan KemuningKota PalembangSumatra SelatanKelurahan20 Ilir D-IIArio KemuningPahlawanPipa RejaSekip JayaTalang Aman
Kertapati, Palembang6CiutkanlbsKecamatan KertapatiKota PalembangSumatra SelatanKelurahanKarya JayaKemang AgungKemas RindoKeramasanKertapatiOgan Baru
Plaju, Palembang7Templat:Plaju, Palembang
Sako, Palembang4Templat:Sako, Palembang
Seberang Ulu I, Palembang5Templat:Seberang Ulu I, Palembang
Seberang Ulu II, Palembang7Templat:Seberang Ulu II, Palembang
Sematang Borang, Palembang4Templat:Sematang Borang, Palembang
Sukarami, Palembang7KembangkanlbsKecamatan SukarameKota PalembangSumatra Selatan
TOTAL107

Biaya Pengiriman Mobil Surabaya Palembang – Penduduk Palembang merupakan etnis Melayu dan menggunakan Bahasa Melayu yang telah disesuaikan dengan dialek setempat yang kini dikenal sebagai Bahasa Palembang. Namun para pendatang sering kali menggunakan bahasa daerahnya sebagai bahasa sehari-hari, seperti bahasa Komering, Rawas, Musi, Pasemah, dan Semendo. Pendatang dari luar Sumatra Selatan kadang-kadang juga menggunakan bahasa daerahnya sebagai bahasa sehari-hari dalam keluarga atau komunitas kedaerahan. Namun untuk berkomunikasi dengan warga Palembang lain, penduduk umumnya menggunakan bahasa Palembang sebagai bahasa pengantar sehari-hari. Selain penduduk asli, di Palembang terdapat pula warga pendatang dan warga keturunan, seperti dari Jawa, Minangkabau, Madura, Bugis dan Banjar. Warga keturunan yang banyak tinggal di Palembang adalah Tionghoa, Arab dan India. Kota Palembang memiliki beberapa wilayah yang menjadi ciri khas dari suatu komunitas seperti Kampung Kapitan yang merupakan wilayah Komunitas Tionghoa serta Kampung Al Munawwar, Kampung Assegaf, Kampung Al Habsyi, Kuto Batu, 19 Ilir Kampung Jamalullail dan Kampung Alawiyyin Sungai Bayas 10 Ilir yang merupakan wilayah Komunitas Arab.

Transportasi

Warga Palembang banyak menggunakan bus dan angkutan kota sebagai sarana transportasi. Selain menggunakan bus dan angkot, moda transportasi taksi juga banyak digunakan masyarakat. Terdapat beberapa perusahaan taksi yang beroperasi di penjuru kota. Selain taksi dan angkutan kota di Palembang dapat ditemukan bajaj yang berperan sebagai angkutan perumahan, di mana setiap bajaj memiliki kode warna tertentu yang hanya boleh beroperasi di wilayah tertentu di kota Palembang. Sebagai sebuah kota yang dilalui oleh beberapa sungai besar, masyarakat Palembang juga mengenal angkutan air, yang disebut ketek. Ketek ini melayani penyeberangan sungai melalui berbagai dermaga di sepanjang Sungai Musi, Ogan dan Komering. Baru-baru ini telah dibuka jalur kereta komuter yang diperuntukkan bagi mahasiswa Universitas Sriwijaya yang melayani jalur Kertapati-Indralaya. Selain itu, pada awal tahun 2010 rute angkutan kota dan bus kota di beberapa bagian kota akan digantikan oleh kendaraan umum baru berupa bus Trans Musi yang serupa dengan bus Trans Jakarta di Jakarta. Hal ini akan terus dilakukan secara bertahap di bagian kota lainnya dengan tujuan untuk mengurangi jumlah kendaraan umum di Palembang yang semakin banyak dan tidak terkendali jumlahnya serta mengurangi kemacetan karena kendaraan ini memiliki jalur laju khusus yang terpisah dari kendaraan lainnya.

Sejak Desember 2015, Palembang sedang membangun kereta api ringan dari Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II ke Jakabaring sebagai persiapan menyambut Asian Games 2018.

Palembang memiliki sebuah Bandar Udara Internasional yaitu Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II). Bandara ini terletak di barat laut Palembang, melayani baik penerbangan domestik maupun internasional. Bandara ini juga menjadi embarkasi haji bagi warga Sumatra Selatan. Penerbangan domestik melayani jalur Palembang ke Jakarta, Bandung, Batam, Pangkal Pinang dan kota-kota lainnya, sedangkan penerbangan internasional melayani Singapura, Kuala Lumpur, Malaka, Hongkong, China dan Thailand.

Biaya Pengiriman Mobil Surabaya Palembang –Penduduk Palembang merupakan etnis Melayu dan menggunakan Bahasa Melayu yang telah disesuaikan dengan dialek setempat yang kini dikenal sebagai Bahasa Palembang. Namun para pendatang sering kali menggunakan bahasa daerahnya sebagai bahasa sehari-hari, seperti bahasa Komering, Rawas, Musi, Pasemah, dan Semendo. Pendatang dari luar Sumatra Selatan kadang-kadang juga menggunakan bahasa daerahnya sebagai bahasa sehari-hari dalam keluarga atau komunitas kedaerahan. Namun untuk berkomunikasi dengan warga Palembang lain, penduduk umumnya menggunakan bahasa Palembang sebagai bahasa pengantar sehari-hari. Selain penduduk asli, di Palembang terdapat pula warga pendatang dan warga keturunan, seperti dari Jawa, Minangkabau, Madura, Bugis dan Banjar. Warga keturunan yang banyak tinggal di Palembang adalah Tionghoa, Arab dan India. Kota Palembang memiliki beberapa wilayah yang menjadi ciri khas dari suatu komunitas seperti Kampung Kapitan yang merupakan wilayah Komunitas Tionghoa serta Kampung Al Munawwar, Kampung Assegaf, Kampung Al Habsyi, Kuto Batu, 19 Ilir Kampung Jamalullail dan Kampung Alawiyyin Sungai Bayas 10 Ilir yang merupakan wilayah Komunitas Arab.

Palembang juga memiliki tiga pelabuhan utama yaitu Boom Baru, Pelabuhan 36 Ilir dan Pelabuhan Tanjung Api Api. Ketiga pelabuhan ini melayani pengangkutan penumpang menggunakan ferry ke Muntok (Bangka) dan Batam. Saat ini sedang dibangun pelabuhan Tanjung Api Api yang melayani pengangkutan penumpang dan barang masuk serta keluar Sumatra Selatan.

Selain itu Palembang juga memiliki Stasiun Kertapati yang terletak di tepi sungai Ogan, Kertapati. Stasiun ini menghubungkan wilayah Palembang dengan Bandar Lampung, Tanjung Enim, Lahat, dan Lubuklinggau

Related posts

Wisata Bima Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Cimahi Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Tanjungbalai Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Banda Aceh Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Maluku Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Denpasar Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Bekasi Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Pangkalpinang Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Wisata Metro Cara Membuat Rencananya

CaraBuat

Leave a Comment